Sains & Teknologi Top 7

7 Negara yang Tidak Bergantung Bahan Bakar Fosil Untuk Kebutuhan Energi

Durasi Baca: 3 menit

Bahan bakar fosil dapat mencakup gas alam, minyak bumi, dan batubara. Mereka saat ini masih menjadi sumber energi utama dunia. Bahan bakar fosil terbentuk dari bahan organik selama jutaan tahun. Sumber energi seperti itu telah memicu banyak negara menghasilkan perkembangan ekonomi global mereka selama seabad terakhir. Namun, bahan bakar fosil adalah sumber daya terbatas yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang tidak dapat diperbaiki. Saat ini, beberapa negara yang berwawasan lingkungan di dunia terus merangkul penggunaan sumber energi alternatif. Di sini kita melihat 7 negara terdepan dalam penggunaan sumber energi alternatif mereka:

1. Islandia

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geotermal) di Islandia. Foto: Johann Kristjonsson via Flickr

89,0% dari total kebutuhan energi Islandia dipenuhi oleh sumber energi bahan bakar non-fosil, ini pencapaian tertinggi di antara negara-negara di dunia. Negara ini memanfaatkan dengan baik sumber daya geotermal alaminya yang komprehensif untuk menggerakkan ekonomi hijau kecilnya tetapi berkembang sangat baik. Islandia menghasilkan 65% energinya dari sumber panas bumi dan 20% dari tenaga air.

Baca juga:  Negara-Negara Dengan Zona Waktu Terbanyak Di Dunia

2. Tajikistan

Pembangkit Listrik Tenaga Air di Tajikistan. Foto: news.tj

Dengan 64,1% energi terbarukan, Tajikistan adalah negara kedua yang paling tidak bergantung pada bahan bakar fosil. Tajikistan terutama mendapat manfaat dari pembangkit listrik tenaga air yang besar. Sekitar 94% dari kapasitas pembangkit listrik negara adalah pembangkit listrik tenaga air, tetapi hanya sebagian kecil dari potensinya yang digunakan. Saat ini, pemerintah Tajikistan berfokus pada menarik investor untuk proyek pembangkit listrik tenaga air dan ekspor listrik.

3. Swedia

Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa di Swedia. Foto: bmh.fi

Pembatasan di Swedia dalam hal penggunaan batu bara sangat sukses sehingga dipuji oleh Badan Energi Internasional (IAE) untuk kebijakan energi barunya. Negara ini menggunakan sekitar 48,5% energi non-fosil dan mulai memproduksi lebih banyak energi dari biomassa pada tahun 2010. Perpindahan ke bahan bakar non-fosil telah menempatkan Swedia pada peringkat yang tinggi dalam daftar negara-negara hijau.

Baca juga:  Revolusioner, Memori Komputer Universal Akhirnya Berhasil Ditemukan!

4. Perancis

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Perancis. Foto:france24.com

Perancis adalah salah satu negara yang paling tidak bergantung pada sumber bahan bakar fosil, dengan 47,0% dari total kebutuhan energinya adalah non-fosil. Prancis adalah satu-satunya negara di mana tenaga air memainkan bagian kecil dalam produksi energinya, yaitu sekitar 10%.
Sebaliknya, negara ini menghasilkan 75% energinya dari tenaga nuklir. Namun, pada 2025, bagian ini akan turun hingga 50%.

5. Swiss

Pembangkit Listrik Tenaga Air (Hydropower) di Swiss. Foto: valais.ch

Dengan sumber listrik tenaga air yang melimpah, Swiss menggunakan sekitar 39,5% sumber bahan bakar non-fosil untuk produksi energi. Dari prosentase tersebut, pembangkit listrik tenaga air menyumbang 57% dan tenaga nuklir menyumbang sekitar 38%. Tenaga angin dan fotovoltaik negara itu mewakili kurang dari 0,2%, tetapi kontribusi mereka terhadap produksi energi akan meningkat di masa depan.

Baca juga:  Kepulauan Buatan Rencana Dibangun untuk Hasilkan Energi Terbarukan dari CO2 dan Air Laut

6. Kosta Rika

Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Kosta Rika. Foto: ticotimes.net

Dengan 38,7% dari total kebutuhan energi non-fosil, Kosta Rika adalah salah satu negara yang paling tidak bergantung pada bahan bakar fosil. Pada awal 2015, Kosta Rika memutuskan untuk benar-benar hijau. Pergeseran ini tidak hanya akan melestarikan sumber daya alam Kosta Rika tetapi juga akan memastikan bahwa negara terus berkembang dari industri ekowisata yang menguntungkan. Salah satu upaya yang dapat diperbarui di negara ini termasuk memanfaatkan air hujan untuk memberi daya pada infrastruktur pembangkit listrik tenaga air yang sedang tumbuh.

7. Norwegia

Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Norwegia. Foto: videoblocks.com

Tiga sumber energi teratas di Norwegia adalah panas bumi, pembangkit listrik tenaga air, dan angin. Dari total kebutuhan energi, 34,0% merupakan bahan bakar non-fosil. Namun, sektor energi terbarukan negara ini telah dikembangkan untuk melayani pasar ekspor daripada untuk konsumsi domestik.

    Leave a Reply