Top 7

7 Penemuan Obyek Teraneh di Antariksa

Durasi Baca: 4 menit

Dunia memang penuh misteri, dari lautan terdalam sampai antariksa. Dari sekian banyak keanehan obyek yang ditemukan pada obyek antariksa, ini 7 diantaranya.

1. Aliran Inframerah di Ruang Angkasa

Sekelompok peneliti mengamati emisi inframerah misterius yang datang dari dekat pulsar dalam data teleskop luar angkasa Hubble NASA. Animasi ini menggambarkan satu kemungkinan sumber emisi: “cakram mundur” atau cakram yang terbentuk dari bahan-bahan bintang induk yang jatuh kembali ke bintang neutron setelah supernova.
Credit: ESA/N. Tr’Ehnl (Pennsylvania State University)/NASA

Bintang neutron adalah benda yang sangat padat yang terbentuk setelah kematian bintang biasa. Biasanya, mereka memancarkan gelombang radio atau radiasi energi yang lebih tinggi seperti sinar-X, tetapi pada September 2018, para astronom menemukan aliran panjang cahaya inframerah yang berasal dari bintang neutron yang berjarak 800 tahun cahaya dari Bumi – sesuatu yang belum pernah diamati sebelumnya. Para peneliti mengusulkan bahwa piringan debu yang mengelilingi bintang neutron dapat menghasilkan sinyal, tetapi penjelasan akhirnya belum ditemukan.

2. Kuasar Kembar

Kredit: Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA, Tommaso Treu / UCLA, dan Birrer et al

Semua benda yang masif bisa membelokan cahaya, sehingga benda tersebut mampu mendistorsi gambar benda-benda di belakangnya.

Di gambar ini tampak dua quasar (atau galaksi dengan lubang hitam besar ). Namun, sebenarnya, quasar yang sama terlihat dua kali. Jadi apa yang terjadi?

QSO 0957 + 561, juga disebut “Quasar Kembar”, pertama kali terlihat pada tahun 1979. Quasar ini terletak hampir 14 miliar tahun cahaya dari Bumi (menjadikannya setua alam semesta itu sendiri ). Awalnya, para astronom mengira itu memang dua benda, tetapi jarak dan karakteristik si kembar terlalu mirip.

Baca juga:  L 98-59b, Planet Baru yang Ditemukan NASA

Kita “melihat” quasar dua kali karena pengaruh adanya galaksi yang sangat besar yang disebut YGKOW G1 yang berada diantara bumi dan quasar QSI 0957 + 561. Massa gravitasinya yang sangat besar menekuk cahaya quasar sehingga muncul dua kali dari sudut pandang kita. Fenomena ini disebut “pelensaan gravitasi”, dan ternyata pada tahun 1979 QSO 0957 + 561 adalah objek pertama yang pernah dikonfirmasi untuk mengalami hal itu.

3. Galaksi Fosil Hidup

Kredit: A. Romanowsky / UCO / D. Martinez-Delgado / ARI

DGSAT I adalah Ultra Diffuse Galaxy (UDG), artinya galaksi ini memiliki ukuran sebesar galaksi Bima Sakti, tetapi bintang-bintangnya tersebar sangat tipis sehingga hampir tidak terlihat. Tetapi ketika para ilmuwan melihat penampakan DGSAT 1 pada tahun 2016, mereka memperhatikan bahwa galaksi itu terisolasi sendirian, tidak seperti UDG lainnya, yang biasanya ditemukan dalam kelompok galaksi lainnya. Karakteristiknya menunjukkan bahwa objek samar terbentuk selama era yang sangat berbeda di alam semesta, hanya sekitar 1 miliar tahun setelah Big Bang, menjadikan DGSAT 1 disebut sebagai galaksi fosil hidup.

4. Petunjuk dari Neutrino

Kredit: DESY, Lab Komunikasi Ilmu Pengetahuan

Sebuah neutrino (sejenis partikel sub atomik) berenergi tinggi menghantam Antartika pada 22 September 2017, hal ini dianggap kejadian yang luar biasa. Fisikawan di IceCube Neutrino Observatory di Antartika biasa melihat neutrino dengan tingkat energi yang sama dengan yang menghantam bumi, setidaknya sebulan sekali. Tetapi yang ini istimewa, karena neutrino itu adalah neutrino yang pertama kali datang ke bumi dengan membawa petunjuk tentang asal usulnya. Para astronom mengarahkan teleskop ke arah datangnya neutrino. Dan mereka menemukan bahwa neutrino itu telah terlempar ke Bumi sejak 4 miliar tahun yang lalu oleh sebuah semburan energi terbesar di alam semesta (blazar), blazar adalah sebuah kuasar yang berasal dari lubang hitam supermasif di pusat galaksi yang telah memakan materi sekitarnya.

Baca juga:  Sebuah Peta Tata Surya yang Menakjubkan Berhasil Dibuat

Neutrino ini terbang melesak ke Bumi tanpa gangguan. Neutrino ini mungkin telah melewati bintang, bongkahan asteroid, atau galaksi lainnya. Bahkan mungkin menembus mereka; neutrino biasanya dapat menembus suatu materi tanpa meninggalkan jejak.

5. Bulan Hyperion Berlistrik

Bulan Hyperion. Kredit: Source: NASA/JPL-Caltech/Space Science Institute

Julukan bulan teraneh di tata surya bisa merujuk ke banyak benda langit – Jupiter dengan bulan vulkanik Io, Neptunus dengan bulan Triton yang memuntahkan geyser. Tapi salah satu yang paling aneh adalah Saturnus Hyperion, bebentuk seperti batu apung berbentuk tidak beraturan yang dipenuhi banyak kawah. Pesawat ruang angkasa Cassini milik NASA, yang mengunjungi sistem Saturnus antara 2004 dan 2017, menemukan bahwa Hyperion dipenuhi dengan “cahaya partikel” listrik statis yang mengalir ke luar angkasa.

Baca juga:  Jika Berolahraga di Luar Angkasa, Astronot Tidak Cenderung Pingsan di Bumi

6. Bintang Paling Aneh

Kredit: NASA / JPL-Caltech

Ketika astronom Tabetha Boyajian dari Louisiana State University dan rekan-rekannya pertama kali melihat bintang yang dikenal sebagai KIC 846285, mereka bingung. Dijuluki bintang Tabby, objek itu akan tenggelam dalam kecerahan pada interval yang tidak teratur dengan jangka waktu yang aneh, kadang-kadang sebanyak 22 persen. Berbagai teori diajukan, termasuk kemungkinan megastruktur alien, tetapi saat ini, sebagian besar peneliti percaya bahwa bintang dikelilingi oleh cincin debu abnormal yang menyebabkan penggelapan.

7. Sinyal Radio Misterius

Kredit:
NRAO Outreach / T. Jarrett (IPAC / Caltech); B. Saxton, NRAO / AUI / NSF

Sejak tahun 2007, para peneliti telah menerima sinyal radio ultra strong dan ultra bright yang hanya berlangsung beberapa milidetik. Kilatan misterius ini disebut fast radio burst (FRBs), dan tampaknya berasal dari miliaran tahun cahaya (mereka bukan alien). Baru-baru ini, para ilmuwan berhasil menangkap FRB berulang, yang melintas enam kali berturut-turut, ini merupakan sinyal kedua yang pernah diterima, yang mungkin dapat membantu mereka mengungkap misteri ini.

    Leave a Reply