Home Sains & Teknologi Apa Bedanya Atmosfer di Mars dan Bumi?

Apa Bedanya Atmosfer di Mars dan Bumi?

14
0

Karbon dioksida membentuk 95,32% dari atmosfer Mars.

Planet Mars

Mars adalah planet keempat dari Matahari dan planet terkecil kedua di Tata Surya, setelah Merkurius. Mars juga dikenal sebagai ” Planet Merah “

Mars adalah satu-satunya planet selain Bumi yang dianggap memiliki potensi untuk mendukung kehidupan. Atmosfer Mars terdiri dari empat lapisan: eksosfer; atmosfer bagian atas, yang memiliki suhu sangat tinggi yang disebabkan oleh pemanasan dari Matahari; atmosfer tengah, tempat aliran jet Mars; dan atmosfer yang lebih rendah, yang umumnya merupakan daerah yang lebih hangat. Tekanan atmosfer di permukaan Mars rata-rata 600 Pa, yang merupakan 0,6% dari tekanan atmosfer Bumi (101,3 kPa)

Selain itu, massa atmosfer Mars hanya 25 teraton, dibandingkan dengan 5.146 teraton di Bumi. Namun, seperti Bumi, atmosfer Mars terdiri dari beberapa gas termasuk karbon dioksida, argon, nitrogen, serta jejak gas lain seperti oksigen dan karbon monoksida.

Atmosfer Mars dan Bumi. Kredit gambar: Metro

Komposisi Atmosfer Mars

Karbon dioksida

Karbon dioksida (CO2) adalah komponen utama atmosfer Mars, terhitung sekitar 95,32%. Setiap kutub planet tetap berada dalam kegelapan terus-menerus selama musim dingin di belahan bumi itu, dan permukaannya menjadi sangat dingin sehingga hingga 25% karbon dioksida atmosfer mengembun menjadi es karbon dioksida padat. 

Ketika kutub terpapar sinar matahari, terutama selama musim panas, es kering menyublim kembali ke bentuk gas. Kondensasi dan sublimasi karbon dioksida menyebabkan variasi tahunan yang signifikan dalam komposisi atmosfer dan tekanan di dekat kutub Mars. Proporsi karbon dioksida di Mars jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Bumi karena tanaman di Bumi mengubah karbon dioksida menjadi oksigen, menghasilkan jumlah oksigen yang lebih tinggi dan kadar karbon dioksida yang lebih rendah. 

Penelitian yang dilakukan oleh NASA menunjukkan bahwa atmosfer Mars dulunya lebih padat, lebih tebal, lebih basah, dan terdiri dari karbon dioksida. Jenis atmosfer ini akan menaikkan suhu di atas titik beku air, menghasilkan air yang mengalir yang mungkin telah membentuk beberapa saluran dan lembah-lembah buangan yang menjadi ciri permukaan planet ini.

Kendaraan eksplorasi Curiosity di planet Mars. Kredit: NASA

Argon

Atmosfer Mars mengandung lebih banyak argon (Ar) dari planet lain, terhitung sekitar 1,6%, sedangkan atmosfer Bumi mengandung kurang dari 1%. Jumlah argon di atmosfer Mars adalah konstan karena gasnya tidak mengembun. Namun, konsentrasi relatifnya dapat berubah tergantung pada apakah karbon dioksida bergerak masuk atau keluar dari atmosfer. Menurut data satelit baru-baru ini, argon atmosfer meningkat di Kutub Selatan selama musim gugur dan menurun selama musim semi.

Nitrogen

Nitrogen (N) adalah gas paling berlimpah kedua di atmosfer Mars, terhitung sekitar 1,9%. Namun, para peneliti berpikir planet ini mengandung lebih banyak nitrogen, beberapa di antaranya mungkin disembunyikan dan disimpan di tanah Mars dalam bentuk garam nitrat. Namun, para ilmuwan hanya mengukur jumlah nitrogen di atmosfer. Berdasarkan analisis meteorit di Mars, atmosfernya kaya akan isotop 15N.

Metana

Jejak metana (CH4) juga ada di atmosfer Mars. Metana di Mars cepat rusak karena reaksi kimianya dengan gas-gas lain, serta radiasi dari Matahari.  Namun, keberadaan metana yang terus-menerus diyakini di atmosfer Mars menunjukkan keberadaan sumber yang terus mengisi gas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here