Home Kesehatan Apa Itu Air Limbah Kopi?

Apa Itu Air Limbah Kopi?

67
0

Air limbah kopi adalah jenis limbah yang dihasilkan oleh industri kopi.

Kopi dikonsumsi dalam berbagai bentuk tetapi paling populer sebagai minuman. Namun, sebelum sampai ke meja, kopi mentah harus diproses dan disempurnakan menjadi bentuk yang dapat digunakan. Pemrosesan kopi melibatkan penghancuran ceri, fermentasi biji kopi, dan penggilingan biji. 

Air merupakan komponen penting dari pemrosesan kopi dan digunakan di hampir semua tahap pemrosesan. Jenis pengolahan menentukan jumlah air yang digunakan. Pemrosesan kopi yang sepenuhnya dicuci membutuhkan banyak air dibandingkan dengan pemrosesan kering. 

Air yang telah digunakan dalam unit pengolahan kopi mengandung tingkat polusi yang tinggi dan sering disebut sebagai limbah kopi atau air limbah kopi.

Ceri kopi sedang dalam proses pencucian semi atau penuh. Foto: Stocksy United

Pengolahan kopi

Ceri kopi atau buah kopi mengalami beberapa proses untuk membuatnya layak untuk dikonsumsi. Proses ini melibatkan penggunaan sejumlah besar air, yang mengarah ke produksi sejumlah besar limbah cair dan padat. 

Jenis dan jumlah limbah tergantung pada metode pengolahan ceri kopi. Mengubah ceri menjadi biji kopi kering dapat dimungkinkan melalui salah satu dari tiga proses ini; proses kering, sepenuhnya dicuci, atau semi-dicuci.

Pengeringan

Setelah ceri kopi dipanen dari pertanian, ceri dikeringkan dengan cara dijemur atau secara artifisial. Pengeringan matahari melibatkan penempatan ceri kopi pada permukaan yang rata dan dibiarkan kering sementara pengeringan buatan terutama digunakan selama musim hujan ketika tidak ada sinar matahari yang cukup. Ceri kering kemudian dikupas untuk menghilangkan lapisan luar yang dikenal sebagai pericarp (bagian dari buah yang terbentuk dari dinding ovarium yang matang)

Semi-cuci

Ceri kopi juga bisa diproses semi-dicuci untuk menghilangkan pericarps, setelah itu lapisan lendir dihilangkan. Pengangkatan lendir terutama dilakukan melalui proses fermentasi yang memakan waktu 14 hingga 18 jam. 

Fermentasi membantu menurunkan lendir, sehingga mudah dihilangkan dengan air. Air yang dihasilkan sangat terkonsentrasi dengan lendir dan kotoran lainnya dan sangat kental. Produk sampingan biasanya digunakan sebagai substrat cacing untuk membuat pupuk alami. Proses semi-cuci umumnya digunakan di Brasil dan Meksiko dan menggunakan antara 3-4 m³ air per ton ceri kopi segar. 

Cuci Penuh

Ceri kopi juga bisa diproses dengan pencucian penuh. Metode ini terutama diterapkan ketika memproses kopi Arabika. Setelah buah ceri dikeluarkan dari pulpa, biji dimasukkan ke dalam tangki fermentasi di mana lendir diangkat menggunakan bakteri. 

Fase fermentasi memakan waktu 12-36 jam dan juga membantu dalam pengembangan rasa. Setelah fermentasi selesai, kacang dicuci bersih untuk menghilangkan sisa lendir dan residu. Kacang kemudian dikeringkan dengan cepat. Pencucian penuh umumnya digunakan di KenyaKolombia, dan Vietnam  dan dapat menggunakan hingga 20 m³ air per ton ceri kopi segar. 

Penggunaan Kembali Air

Jenis pengolahan sangat mempengaruhi jumlah air yang digunakan. Semi-cuci versus cuci penuh menggunakan air yang jauh lebih sedikit. Di India , pencucian penuh menggunakan 14 hingga 17 m³ air per ton ceri kopi segar sedangkan semi-cuci dengan pemrosesan basah menggunakan 3 m³ air per ton ceri kopi segar. 

Namun, teknik pencucian yang lebih maju dengan penggunaan kembali air dapat mengurangi air yang digunakan dari 20 m³ air per ton ceri kopi segar hingga serendah 1 m³ air per ton ceri kopi segar. Misalnya, di Nikaragua , penggunaan kembali air menurunkan penggunaan air dari 16 m³ air per ton ceri kopi segar menjadi 11 m³ air per ton ceri kopi segar. 

Air limbah kpi tanpa melalui pengolah dapat merusak lingkungan. Foto: dailycoffeenews

Dampak Produksi Kopi

Air limbah kopi adalah salah satu produk sampingan dari pengolahan kopi. Air ini mengandung polusi tingkat tinggi dengan bahan organik sebagai komponen utama. 

Bahan organik berasal dari proses penghilangan pulp dan penghilangan lendir. Air yang digunakan untuk menghilangkan ceri disebut air pulping dan merupakan jumlah air terbesar yang digunakan dalam pengolahan kopi, terhitung lebih dari separuh air yang digunakan. 

Air limbah kopi juga mengandung senyawa flavonoid yang berasal dari kulit ceri. Senyawa ini bertanggung jawab untuk pewarnaan air yang gelap dan PH yang lebih tinggi (setidaknya 7). Ketika tidak diarahkan ke sistem pengolahan, air limbah kopi dapat merusak kehidupan air.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here