shutterstock 650894869 1024x683 - Apa Itu Cryonics?
Futuris menggunakan cryonics untuk pelestarian tubuh manusia dengan harapan kebangkitan nanti.

Cryonics adalah pengawetan jaringan organik dengan menjaganya di bawah suhu beku, biasanya di bawah -196 ° C, dalam lingkungan yang terkendali. Ini dicapai dengan menyimpan tubuh dalam wadah kedap udara yang berisi nitrogen cair. Suhu yang sangat rendah membekukan air ekstraseluler, dengan air di dalam sel diserap melalui osmosis dan menyebabkan sel menjadi dehidrasi dan membuat jaringan kurang rentan terhadap dekomposisi. Teknologi modern tidak memungkinkan jaringan / tubuh yang diawetkan untuk dihidupkan kembali. Oleh karena itu, pengawetan tubuh dilakukan dengan harapan agar teknologi masa depan dapat menghidupkan kembali jaringan organik yang diawetkan.

Sejarah Cryonics

Sejak zaman prasejarah, salah satu cara paling populer untuk mengawetkan daging adalah dengan membekukannya. Manusia purba menggunakan es dan salju untuk membekukan daging mereka, mencegahnya membusuk dan karenanya memperpanjang umur simpannya. Teknologi modern menghadirkan lemari es dan freezer yang menggunakan proses yang sama untuk menyimpan makanan yang mudah rusak. 

Ilmuwan abad ke-20 harus memanfaatkan pengetahuan kuno ini untuk menghasilkan krionik. Salah satu masalah yang sering dihadapi para ilmuwan adalah penyimpanan organ yang dapat dipindahkan, karena teknologi medis saat itu tidak efisien dalam pengawetan jaringan. Kriopreservasi diperkenalkan ke dunia pada tahun 1967 dengan pengawetan tubuh Dr. James Bedford.

Isu kontroversial

Ilmu krionik telah menjadi topik kontroversial sejak diperkenalkan pada abad ke-20. Pertama adalah moralitas dari keseluruhan proses. Agama untuk waktu yang lama telah berselisih dengan komunitas ilmiah, dan cryonics tidak membuat situasi menjadi lebih baik. Para pemimpin agama telah vokal dalam ketidaksenangan mereka dengan proses tersebut, yang bertentangan dengan keyakinan mereka yang paling penting; transisi tubuh ke akhirat. Masalah lainnya adalah kenyataan bahwa kebangkitan jaringan organik yang diawetkan sepenuhnya bergantung pada kemajuan masa depan dalam teknologi medis dan khususnya nanoteknologi. 

Masalah lain yang timbul dari cryonics adalah kenyataan bahwa teknologi medis modern tidak memungkinkan para ilmuwan untuk menilai apakah jaringan yang diawetkan telah mengalami kerusakan yang substansial atau tidak dapat dipulihkan. Masalah kontroversial lainnya adalah biaya astronomi yang dibutuhkan oleh prosedur tersebut. Prosedur kriopreservasi rata-rata yang melibatkan pengawetan seluruh tubuh menelan biaya antara $ 28.000 dan $ 200.000 di empat fasilitas yang ada di seluruh dunia.

Permintaan

Ada empat fasilitas kriopreservasi di seluruh dunia; satu di Rusia dan tiga di AS. Namun, fasilitas ini tidak dapat memenuhi permintaan prosedur. Diperkirakan sekitar 250 tubuh manusia berada di bawah kriopreservasi dan 1.500 orang tambahan telah menyatakan minat mereka untuk menjalani kriopreservasi setelah dinyatakan mati secara resmi.

printfriendly button - Apa Itu Cryonics?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here