hubble2005 01 barred spiral galaxy ngc1300 - Apa itu Galaksi?
Hubble2005-01-galaksi spiral berbatang.

Galaksi adalah sistem bintang dan materi antarbintang yang menyusun alam semesta. Istilah galaksi berasal dari kata Yunani galaxias,artinya “susu atau milky“. Alam telah menyediakan berbagai macam galaksi termasuk benda-benda redup dan kerdil serta galaksi berbentuk spiral yang cerah. Mereka ada dalam kelompok yang selanjutnya dikelompokkan menjadi kelompok yang sangat besar. Bentuk galaksi berbeda-beda karena sistem pembentukannya dan bagaimana mereka berevolusi. Perkiraan jumlah galaksi yang dapat diamati berkisar dari 200 miliar hingga 2 triliun atau lebih yang mengandung bintang yang melebihi jumlah semua butiran pasir di planet ini.

Jenis dan Morfologi Galaksi

Galaksi dibagi menjadi tiga kelas umum: elips, spiral, dan tak beraturan. Sistem klasifikasi galaksi pertama kali diusulkan oleh Edwin Hubble pada tahun 1926. Klasifikasi tersebut bergantung pada visibilitas gambar yang diamati pada pelat foto. Namun, klasifikasi Hubble mungkin kehilangan beberapa fitur penting termasuk laju pembentukan bintang dan aktivitas di dalam galaksi aktif.

Galaksi Elips

Galaksi elips diklasifikasikan oleh Hubble berdasarkan eliptisitasnya yang berkisar dari E0 hingga E7 dan memiliki simetri rotasi. Mereka memiliki profil ellipsoidal yang memberikan tampilan elips terlepas dari sudut pandang mereka. Galaksi elips memiliki sedikit materi dan struktur antarbintang, dan juga memiliki porsi gugus terbuka yang rendah. Laju pembentukan bintang baru sangat berkurang karena rendahnya porsi gugus terbuka. Oleh karena itu, galaksi didominasi oleh bintang tua dan lebih berevolusi. 

Bintang-bintang yang membentuk galaksi mengandung unsur-unsur cahaya karena pembentukan bintang berakhir setelah ledakan pertama. Banyak galaksi elips yang terbentuk akibat interaksi galaksi yang berujung pada tabrakan dan penggabungan dengan galaksi yang mampu berkembang hingga ukuran yang sangat besar dibandingkan dengan galaksi kelas lainnya. Sebagian besar galaksi elips yang sangat besar ditemukan di sebelah pusat gugusan galaksi besar. Galaksi elips memiliki warna merah dengan spektrumnya yang menunjukkan bahwa cahayanya dipancarkan terutama dari bintang-bintang tua. Subkelas galaksi dibedakan berdasarkan bentuknya yang belum tentu berbentuk tiga dimensi.

Galaksi Spiral

Galaksi spiral berbentuk lingkaran, menyerupai kincir spiral. Galaksi dibagi lagi menjadi spiral normal dan spiral berbatang. Lengan spiral normal berasal dari nuklir sedangkan spiral berbatang memiliki jeruji yang mengangkangi nukleus sementara lengan terlepas dari palang. Galaksi spiral terdiri dari kumpulan bintang yang berputar dan elemen antarbintang dan bintang yang lebih tua. Nukleus memiliki puncak yang tajam dan memiliki tekstur yang halus dan ukurannya bisa kecil. Lengan dan piringan galaksi berwarna biru sedangkan bagian tengahnya berwarna merah seperti pada galaksi elips. Galaksi spiral normal ditandai dengan S diikuti oleh huruf a, b, atau c sedangkan spiral berbatang ditandai dengan SB.

Kedua kelas tersebut selanjutnya dikelompokkan menjadi tiga kelas tergantung pada ukuran nukleusnya. Galaksi Sa adalah galaksi spiral normal dengan lengan spiral yang terlihat sangat rapat. Galaksi memiliki tonjolan amorf di tengahnya. Contoh galaksi Sa termasuk NGC 1302 dan NGC 4866. Galaksi Sb adalah jenis galaksi spiral menengah yang memiliki inti berukuran sedang. Lengan galaksi relatif lebih luas daripada jenis Sa. Galaksi Sb mengandung bintang, awan bintang, dan elemen antarbintang. Galaksi Sc memiliki nuklir kecil dan beberapa lengan spiral terbuka. Lengan spiral menonjol dan mengandung beberapa awan bintang yang tersebar tidak teratur dan elemen antarbintang. Galaksi berpalang diberi nama SB diikuti oleh a, b, atau c. inti galaksi SBa cerah sedangkan lengan spiral halus berasal dari ujung palang. Galaksi SBb juga memiliki batang halus dan lengan yang relatif terus menerus dan mulus yang mungkin dimulai di dekat ujung palang. Galaksi SBc memiliki palang dan lengan yang membentuk awan bintang.

Galaksi Tak Beraturan

Contoh galaksi tak beraturan terdiri dari kumpulan area terang yang sangat tak beraturan. Galaksi-galaksi tersebut tidak memiliki bentuk luar biasa atau inti pusat yang diharapkan dan warnanya lebih biru daripada lengan dan piringan galaksi spiral. Beberapa galaksi berwarna merah. Contoh galaksi tak beraturan termasuk Irr I dan Irr II.

Jenis galaksi lain termasuk galaksi yang berinteraksi yang memainkan peran penting dalam evolusi galaksi. Galaksi yang berinteraksi mungkin terbentuk sebagai akibat tabrakan antar galaksi yang gagal bergabung. Bintang-bintang dari galaksi yang berinteraksi tidak akan bertabrakan dalam prosesnya, tetapi elemen lain seperti gas dan debu akan berinteraksi. Galaksi starburst membentuk bintang dengan kecepatan luar biasa yang menghabiskan cadangan gasnya dalam rentang waktu yang kurang dari umur galaksi. Galaksi aktif mengandung inti galaksi aktif yang memancarkan energi, bukan bintang.

Sifat Galaksi

Galaksi mengandung medan magnet di dalamnya. Medan magnetnya cukup kuat untuk mendorong aliran masuk massa ke pusat galaksi. Medan magnet juga dapat mempengaruhi lengan spiral yang mengarah ke modifikasinya yang dapat mempengaruhi rotasi gas di wilayah terluar galaksi. Galaksi spiral besar yang normal ukurannya bervariasi dengan diameter rata-rata berkisar dari 300.000 tahun cahaya. Berat galaksi juga tidak diketahui dengan jelas, tetapi massa total materi dalam radius dari mana bintang dapat dideteksi adalah sekitar 100.000 hingga 1 juta kali massa matahari. Bintang dan galaksi memiliki unsur kimia yang melimpah termasuk gas primordial, hidrogen, dan helium.

Cluster Dan Distribusi Galaksi

Sebagian besar galaksi berkumpul bersama dalam kelompok atau dalam kompleks yang sangat besar. Beberapa galaksi memiliki teman sementara beberapa di antaranya cukup terisolasi. Gugus galaksi diklasifikasikan ke dalam kelompok, tidak teratur, dan bulat. Gugus kelompok terdiri dari hingga 50 galaksi dari berbagai jenis yang berumur sekitar lima juta tahun cahaya. Gugus tak beraturan adalah galaksi campuran yang tersusun longgar yang berjumlah sekitar 1.000 galaksi atau lebih, sementara gugus bola penuh sesak dan hanya terdiri dari galaksi elips. Gugus bola itu besar dan dapat berisi hingga 10.000 galaksi. Gugusan galaksi memenuhi langit meskipun tidak mudah diidentifikasi di sepanjang Bima Sakti. Mereka bertumpuk rapat di langit dan diatur sedemikian rupa untuk menunjukkan semacam organisasi. Cluster dapat berinteraksi dengan struktur lain untuk membentuk superkluster raksasa.

ARTIKEL TERKAIT


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here