Home Listicle Apa Jenis Kalajengking yang Paling Mematikan ?

Apa Jenis Kalajengking yang Paling Mematikan ?

45
0

Kalajengking merah India, yang bertanggung jawab atas beberapa kasus kematian manusia akibat envenomation, biasanya dianggap sebagai spesies kalajengking paling mematikan.

Kalajengking Merah India (The Indian Red Scorpion), salah satu spesies kalajengking paling mematikan yang ditemukan di Bumi.

Kalajengking berbisa

Di seluruh dunia, orang-orang memiliki ketakutan yang sama tentang digigit atau disengat oleh hewan-hewan yang berpotensi beracun. Ketakutan yang paling sering disebut adalah ular, laba-laba, dan kalajengking. Kalajengking sangat menyeramkan karena mereka mendiami setiap benua di dunia (kecuali Antartika) dan dari sekitar 1.750 spesies kalajengking, setiap orang berbisa.

Racun kalajengking terletak di stinger di ujung ekornya. Sengatan kalajengking bisa sangat menyakitkan, meskipun hanya sekitar 25 spesies yang cukup beracun untuk membunuh manusia. Sengatan paling berbahaya berasal dari spesies yang hidup di Asia, Amerika Selatan, dan Afrika.

Kalajengking Merah India (The Indian Red Scorpion)

Salah satu spesies khususnya yang dikenal sebagai kalajengking paling mematikan di dunia adalah Indian Red Scorpion. Kalajengking maut ini dapat ditemukan di seluruh India, Nepal timur, Pakistan timur, dan Sri Lanka. Panjangnya antara 2 dan 3,5 inci dan memiliki warna oranye gelap hingga coklat kemerahan, meskipun beberapa berwarna coklat atau abu-abu gelap. Indian Red Scorpion lebih memilih habitat subtropis daripada dataran rendah tropis, melintasi kebun, perkebunan, ladang, dan semak belukar.

Spesies ini, seperti semua kalajengking, adalah nokturnal. Mayoritas laporan interaksi antara Kalajengking Merah India dan manusia terjadi pada malam hari atau dini hari. Sebagian besar insiden ini melibatkan kalajengking jatuh dari langit-langit ke manusia atau merangkak ke tempat tidur yang ditempati pada malam hari.

Apa Yang Terjadi Setelah Sengatan Kalajengking Merah India?

Sengatan Kalajengking Merah India telah menyebabkan kematian di antara 8% dan 40% dari semua kasus yang tercatat. Setelah tersengat, gejala umum termasuk berkeringat, mual, muntah, masalah jantung, perubahan warna kulit, dan rasa sakit yang parah. Pada kasus yang lebih serius, edema paru dapat terjadi, yang merupakan penumpukan cairan di paru-paru. Gejala ini dapat menyebabkan sesak napas dan bahkan kematian. Sementara anti-racun kalajengking tidak terlalu efektif untuk mengobati sengatan kalajengking merah India, para peneliti telah menemukan bahwa obat hipertensi Prazosin mengurangi risiko kematian hingga di bawah 4%.

Kalajengking Beracun Lainnya

The Deathstalker Scorpion

The Deathstalker Scorpion mengharumkan namanya sebagai salah satu kalajengking paling mematikan di dunia. Spesies ini, ditemukan di padang pasir dan semak belukar Afrika Utara dan Timur Tengah, sangat agresif. Mereka tumbuh antara 1,2 dan 3 inci panjangnya dan dapat dikenali dengan warna kuning dan lebih gelap, tubuh hampir kehijauan. Tergantung di mana mereka tinggal, mereka mungkin oranye kekuningan atau warna kuning gelap. Sengatan dari salah satu kalajengking ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, peningkatan tekanan darah dan detak jantung, kejang otot, dan bahkan koma. Kematian tidak mungkin terjadi pada orang dewasa yang sehat.

Arabian Fat-Tailed Scorpion

Kalajengking mematikan lainnya adalah Kalajengking Berekor Arab (Arabian Fat-Tailed Scorpion), yang juga hidup di seluruh Afrika Utara dan Timur Tengah. Itu biasanya menghuni bangunan tua yang ditinggalkan dan dianggap sebagai ancaman bagi tentara selama Perang Teluk Persia. Spesies ini biasanya berwarna coklat kehitaman ke hitam, meskipun beberapa telah dicatat sebagai coklat kemerahan. Kalajengking Ekor Lemak Arab lebih besar dari yang lain dan dapat tumbuh lebih dari 3,9 inci. Sengatan kalajengking ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, kejang, dan tidak sadarkan diri.

Apa kalajengking paling mematikan di dunia?

Kalajengking Merah India (The Indian Red Scorpion), yang bertanggung jawab atas beberapa kasus kematian manusia akibat envenomation, biasanya dianggap sebagai spesies kalajengking paling mematikan.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here