Sains & Teknologi

Apa yang Terjadi Jika Seluruh Senjata Nuklir di Dunia Diledakkan Seketika?

Letusan akan setara dengan 15 letusan Krakatau 1883, letusan gunung berapi paling kuat yang pernah ada.

Konfrontasi nuklir yang melibatkan sekitar 100 hulu ledak akan dapat menjerumuskan dunia ke dalam musim dingin nuklir yang kelam . Ini akan membuat suhu seperti musim dingin terjadi bertahun-tahun, dan tingkat kegagalan panen yang ekstrem, membuat sistem pangan global tidak terarah, dan menciptakan tingkat kelaparan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Paling sedikit lima hulu ledak nuklir bisa menyeret kita ke musim gugur nuklir , tidak begitu parah, tapi masih cukup menghancurkan. Akibatnya, kita bisa kehilangan 20 hingga 80 persen curah hujan global dan hingga 1 miliar jiwa . 

Sekarang, jika kita memperhitungkan seluruh cadangan nuklir dunia, akan terdapat sekitar 15.000 hulu ledak nukklir . AS dan Rusia masing-masing memiliki sedikit di bawah 7.000 hulu ledak, dengan sisanya terbagi di antara kekuatan nuklir yang tersisa – Inggris, Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel, dan Korea Utara. Wajar kalau dikatakan bahwa senjata-senjata ini bisa menimbulkan banyak kerusakan.

Jika kita kemudian bertanya-tanya sejauh apa tingkat kehancuran yang akan terjadi dengan 15.000 nuklir ini, kamu bisa melihat video dibawah.

Menurut para ilmuwan, hanya diperlukan tiga hulu ledak nuklir untuk menghancurkan salah satu dari 4.500 kota di planet ini. Ini berarti bahwa setelah menghabisi setiap 100.000 penduduk kota atau lebih, kamu memiliki 1.497 hulu ledak yang tersisa.

Jika dicoba meletakkan semua nuklir dalam satu keranjang dan menjatuhkan keranjang itu di Amazon, ledakan yang timbul setara dengan kekuatan 3 miliar ton TNT. Ledakan ini setara dengan 15 letusan Krakatau 1883, letusan gunung berapi paling kuat yang pernah ada.

Ini akan memicu bola api 50 kilometer yang akan menghancurkan semua dalam radius 3.000 kilometer ledakan. Dan akan menghasilkan rangkaian gelombang tekanan yang akan mengelilingi dunia di minggu-minggu berikutnya. Sementara itu, awan jamur akan meluas ke tingkat atas atmosfer Bumi dan jutaan ton material yang terbakar dan terlempar ke angkasa.

Kawah berdiameter 10 kilometer akan menandai lokasi ledakan, sementara seluruh benua Amerika Selatan akan dilalap api besar.

Tetapi semua ini adalah saat dimana “bagian yang tidak menyenangkan” baru dimulai. Karena selanjutnya tingkat radiasi ekstrem akan merusak, dan membunuh makhluk hidup. Di mana-mana dari mulai kawah ledakan hingga ratusan kilometer kemana arah angin, akan sama sekali tidak dapat dihuni, sementara sisa planet ini akan disiram materi yang dibawa ke atmosfer oleh awan jamur. Dunia akan jatuh ke dalam musim dingin nuklir.

Walaupun begitu, ternyata diperkirakan bahwa “kehidupan manusia akan terus berlanjut”.

Baca selengkapnya : Daily Dot