shutterstock 1036314523 - Bagaimana Kebakaran Hutan Menyebar?
Kepadatan dan kekeringan vegetasi adalah penyebab utama penyebaran kebakaran hutan.

Kebakaran dalam kebakaran tak terkendali di area dengan materi vegetatif yang mudah terbakar (kering). Kebakaran hutan dapat terjadi di daerah dengan tutupan hutan, semak belukar, atau padang rumput. Berbagai jenis kebakaran hutan dapat diklasifikasikan tergantung pada karakteristik api dan materi vegetatif yang menjadi bahan bakar, misalnya, kebakaran hutan, kebakaran bukit, kebakaran semak, kebakaran hutan, kebakaran semak, dan kebakaran rumput.

Penyebab Kebakaran Hutan

Penyebab umum kebakaran hutan dapat bersifat alami termasuk iklim kering yang mengakibatkan panas yang hebat dan bahan vegetatif kering yang mudah terbakar, penerangan, dan letusan gunung berapi atau karena aktivitas manusia seperti pembakaran, pembuangan rokok secara sembarangan, percikan api dari penyalaan peralatan, dan praktik pertanian seperti itu. sebagai tebas dan bakar. Di negara-negara seperti Cina , Kanada , dan Amerika Serikat , kebakaran hutan terutama disebabkan oleh petir dan terkadang aktivitas manusia. Aktivitas manusia sebagai penyebab kebakaran paling umum terjadi di Meksiko , Fiji , dan di banyak bagian Afrika dan Amerika Selatan .

Bagaimana Kebakaran Hutan Menyebar?

Kebakaran dimulai ketika sumber penyulut bersentuhan dengan bahan yang mudah terbakar di hadapan oksigen. Ketika kebakaran terjadi, udara di sekitarnya dan bahan yang mudah terbakar dipanaskan melalui radiasi termal dan konveksi yang mengarah ke penguapan uap air pada suhu 212 ° F di vegetasi sekitarnya. Pada suhu 450 ° F, gas yang mudah terbakar dilepaskan oleh kayu melalui proses yang disebut pirolisis. Pada 720 ° F, kayu mulai membara dan setelah pemanasan yang cukup, menyala pada 1.000 ° F. Biasanya, perpindahan panas dari kebakaran hutan dapat memanaskan udara sekitar hingga 1.470 ° F, mengeringkan semua materi yang mudah terbakar di sekitar dan mendorong api menyebar lebih cepat.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Kebakaran Hutan

Jenis bahan yang mudah terbakar yang ada sering kali menentukan laju penyebaran api. Faktor lain yang mempengaruhi penyebaran kebakaran hutan meliputi kondisi cuaca, kepadatan bahan yang mudah terbakar, kelembaban, topografi, dan kadar air pada bahan bakar.

Cuaca dan Topografi

Kondisi cuaca yang berangin dan kering menciptakan kondisi optimal untuk penyebaran api, angin kencang dapat membantu meningkatkan intensitas kebakaran dengan menyediakan oksigen yang sangat dibutuhkan untuk pembakaran dan menyebarkan api. Topografi suatu daerah memainkan peran besar dalam menentukan tingkat potensi penyebaran api. Misalnya, di daerah pegunungan atau perbukitan, kebakaran hutan cenderung menyebar lebih cepat di atas bukit dibandingkan di daerah menuruni bukit.

Kadar Air, Kelembaban, dan Kepadatan Vegetasi

Materi vegetatif dengan kadar air yang tinggi dapat menyebabkan kesulitan dalam penyalaan dan penyebaran api. Vegetasi dengan jumlah kadar air yang lebih rendah, seperti rumput, cenderung mendorong laju penyebaran api yang lebih tinggi dibandingkan dengan vegetasi sukulen. Kebakaran hutan juga cenderung tidak menyebar di daerah dengan hutan lebat karena kanopi dan naungan yang memberikan suhu lebih rendah dan kelembaban lebih tinggi. Kepadatan tutupan vegetasi, bagaimanapun, dapat mendorong penyebaran api, misalnya, kebakaran hutan di padang rumput dapat menyebar sekitar 14 mil per jam sedangkan hutan lebat dapat mengalami penyebaran api hampir 6,7 mil per jam.

Pengaruh Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan seringkali sangat berbahaya dan dapat menyebabkan hilangnya harta benda dan korban jiwa. Beberapa kebakaran hutan terbesar di dunia telah menyebabkan ribuan kematian serta membakar properti pribadi dan perlindungan alam. Studi tentang efek kebakaran hutan, bagaimanapun, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dapat bermanfaat bagi beberapa ekosistem di mana mereka terjadi. Kebakaran hutan dapat membantu menghirup kehidupan baru ke dalam ekosistem yang membersihkan lantai hutan sehingga memungkinkan tumbuh-tumbuhan baru untuk bertunas. Kebakaran hutan juga membantu regenerasi tanaman seperti manzanita dan oak yang bijinya mengandalkan panas tinggi untuk memungkinkan perkecambahan.

Mengendalikan Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan dapat dikendalikan dengan menggunakan peralatan pemadam kebakaran, mesin pemindah tanah, pompa portabel, truk air, dan pesawat yang dapat digunakan untuk menyemprotkan air dan penghambat api ke area yang terkena dampak. Personel pemadam kebakaran yang terlatih khusus juga digunakan untuk menghilangkan vegetasi di depan api dan memadamkan api.

ARTIKEL TERKAIT


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here