Miniticle Sains

Bayi bisa Membedakan Teman dan Orang Asing dengan Menganalisa Tawa

Durasi Baca: 2 menit

Kita perlu memberikan lebih banyak apresiasi kepada anak-anak. Bayi yang berumur 5 bulan sudah dapat membedakan antara teman dan orang asing. Pintar, bukan?

Baru-baru ini ditunjukkan bahwa apabila dua orang atau lebih tertawa secara bersamaan memungkinkan pendengar usia dewasa untuk mengevaluasi sifat hubungan diantara orang-orang. Hal ini tampaknya bisa juga dilakukan anak-anak.

Bayi mulai terlibat dengan lingkungan sosial dan berkomunikasi dengan pengasuh mereka dalam bulan-bulan pertama kehidupan mereka. Tetapi bayi juga mulai mengamati pola perilaku komunikatif dan sosial antara orang-orang di sekitar mereka.  Mereka mendengarkan tawa diantara sesama teman lebih lama daripada orang asing sehingga membuktikan bahwa mereka dapat memprediksi sifat hubungan.

Waveogram (atas) dan spektrogram narrowband (bawah; 30 ms Gaussian analysis window, 44.1 kHz sampling rate, 0–5 kHz frequency range) dari tawa teman dan orang asing. Representasi bentuk gelombang menunjukkan speaker 1 dan 2 pada salurannya masing-masing. Garis biru mewakili nilai frekuensi fundamental (F0) (rentang 75-750 Hz). Sumber:nature.com
Nilai yang direkam dengan standar deviasi dalam tanda kurung. Rangkaian tawa dihitung sebagai kombinasi dari dua pembicara. Misalnya, tawa serentak antara dua pembicara dihitung sebagai satu rangkaian, tetapi jika dua rangkaian yang tumpang tindih dipersepsikan sebagai dua rangkaian, dan dihitung dua. Sumber:nature.com

Baca selengkapnya: Universitas New York 
Publikasi Ilmiah : Nature

    Leave a Reply