Miniticle Sains

Berapa Suhu Paling Panas Dalam Sejarah Alam Semesta?

Sepersekian detik setelah ‘Bing Bang’, dipercaya sebagai suhu terpanas dalam sejarah Alam Semesta.

Sangat mudah untuk memahami suhu minimum teoritis: nol mutlak. yaitu suhu di mana entropi minimal dan energi termal klasik adalah nol. Sebaliknya, suhu panas absolut, atau suhu terpanas yang bisa dicapai oleh suatu materi, masih menjadi pertanyaan. “Kami hanya tidak tahu apakah kami dapat mendapatkan energi yang luar biasa besar,” kata Stephon Alexander, seorang ahli fisika di Universitas Dartmouth. “Tapi secara teori itu masuk akal.”

Hal yang paling mudah dikatakan untuk batas atas adalah suhu Planck, atau  1,416 785 (71) × 10 32 kelvin, suhu tertinggi yang diizinkan dalam Model Standar fisika partikel. Tetapi suhu muncul hanya ketika partikel berinteraksi dan mencapai kesetimbangan termal, Alexander menjelaskan. “Untuk memiliki gagasan tentang suhu, kita harus memiliki gagasan tentang interaksi.”

Banyak kosmolog percaya bahwa suhu aktual terpanas dalam sejarah alam semesta adalah beberapa kali lipat lebih dingin daripada suhu Planck.

Pada saat-saat pertama setelah Big Bang, ekspansi terjadi begitu cepat sehingga tidak ada partikel yang bisa berinteraksi; alam semesta pada dasarnya tanpa suhu.

Dalam sepersekian sedetik setelahnya, kata Alexander, riak ruang-waktu mungkin sudah mulai bergetar dengan materi dan memaksa materi itu ke dalam kesetimbangan termal. Ini akan menyebabkan terjadi pemanasan yang cepat di alam semesta di kisaran 10 32 Celcius . Sejak itu, alam semesta terus mengembang dan mendingin.