Miniticle Sains

Bulan Ditabrak Meteorit dengan Kecepatan 61.000 km / jam !

Terjadi peristiwa langka saat gerhana bulan total pada 21 Januari lalu. Menurut penelitian, tumbukan batu luar angkasa (meteroit) pada permukaan bulan direkam oleh teleskop MIDAS dan berdurasi hanya 0,28 detik. Meteoroit selebar 30-60 cm itu memiliki berat sekitar 45 kilogram dan menumbuk bulan dengan kecepatan 61.000 km / jam, energi tumbukan ini setara dengan 1,5 ton TNT, dan menghasilkan kawah sedalam15 meter.

Puing-puing yang dimuntahkan oleh tabrakan memiliki suhu 5.400 derajat Celcius, setara dengan suhu permukaan matahari. Video di bawah ini menunjukkan saat dimana tumbukan terjadi. Kilatan singkat terlihat di permukaan bulan karena tumbukan meteori

Gerhana bulan total terjadi ketika Bulan bergerak sepenuhnya ke dalam bayangan Bumi. Bulan memiliki warna merah – hasil dari sinar matahari yang tersebar membiaskan atmosfer bumi – tetapi jauh lebih gelap dari biasanya. Peristiwa spektakuler ini secara teratur diamati oleh para astronom dan masyarakat luas.

Gerhana bulan yang terjadi pada 21 Januari 2019, dengan pengamat di Amerika Utara dan Selatan dan Eropa Barat memiliki lokasi pengamatan terbaik. Pada 0441 GMT, tepat setelah fase total gerhana dimulai, kilatan terlihat di permukaan bulan. Laporan itu tersebar luas diantara para astronom amatir dimana kilatan itu penampakan dari tumbukan meteorit. Kilatan ini cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang.

Pandangan global dan pandangan yang lebih dekat tentang dampak meteoroid di Bulan diamati dan difilmkan selama gerhana bulan 21 Januari 2019.
Kredit: Survei MIDAS

Para ilmuwan menggunakan 8 teleskop untuk memantau permukaan bulan selama gerhana dan memfilmkan kilatan tumbukan, yang berlangsung selama 0,28 detik.

Baca selengkapnya: Royal Astronomical Society
Publikasi Ilmiah : Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.


Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *