stsci h p2102a f 768x768 1 - Ini adalah sisa-sisa bintang yang meledak 1.700 tahun lalu

Saat sebuah bintang besar mencapai akhir hidupnya, ia meledak dalam pencurahan energi yang sangat besar yang disebut supernova . Saat gelombang kejut dari ledakan merambat ke luar angkasa, itu menciptakan sisa yang dapat bertahan selama ribuan tahun. Salah satu sisa tersebut telah dicitrakan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble, dan para peneliti telah melacak asal-usulnya kembali ke supernova yang terjadi 1.700 tahun yang lalu.

Untuk mengetahui usia sisa 1E 0102,2-7219, para peneliti Hubble membandingkan gambar yang diambil dengan jarak 10 tahun. Dengan membandingkan keduanya, mereka dapat melihat bagaimana gumpalan ejecta (atau simpul) menyebar seiring waktu. Dan dengan menjalankan laju ini mundur, mereka bisa mengetahui waktu saat supernova pasti terjadi.

Hasil ini berbeda dari upaya sebelumnya untuk menunjukkan usia sisa, yang menggunakan data dari kamera berbeda. Dengan menggunakan data dari kamera yang sama, hasil baru lebih akurat.

“Sebuah studi sebelumnya membandingkan gambar yang diambil terpisah bertahun-tahun dengan dua kamera berbeda di Hubble, Wide Field Planetary Camera 2 dan Advanced Camera for Surveys (ACS),” pemimpin tim peneliti Danny Milisavljevic dari Purdue University menjelaskan dalam sebuah pernyataan . “Tapi penelitian kami membandingkan data yang diambil dengan kamera yang sama, ACS, membuat perbandingan jauh lebih kuat; simpul jauh lebih mudah dilacak dengan menggunakan instrumen yang sama. Ini adalah bukti umur panjang Hubble bahwa kami dapat melakukan perbandingan yang bersih dari gambar yang diambil dengan jarak 10 tahun. ”

Ketika supernova terjadi, itu juga mengirim jantung bintang yang hancur – bintang neutron – meluncur ke luar angkasa. Para peneliti memperkirakan bahwa bintang neutron bergerak dengan kecepatan lebih dari 2 juta mil per jam.

“Itu sangat cepat dan pada ujung ekstrem seberapa cepat kami mengira bintang neutron dapat bergerak, bahkan jika mendapat tendangan dari ledakan supernova,” kata rekan pemimpin tim John Banovetz.

Para peneliti telah mengidentifikasi objek yang mungkin merupakan bintang neutron yang dimaksud, tetapi mereka tidak yakin apakah itu pasti objek yang mereka cari.

“Penyelidikan yang lebih baru mempertanyakan apakah objek tersebut sebenarnya adalah bintang neutron yang masih hidup dari ledakan supernova. Ini berpotensi hanya gumpalan padat supernova ejecta yang telah menyala, dan hasil kami umumnya mendukung kesimpulan ini, ”kata Banowetz.

ARTIKEL TERKAIT


2 COMMENTS

  1. saya senang sekali baca mengenai sejarah dan alquran, share lagi donk mengenai kenapa bumi terpecah belah sehingga menjadi suatu bangsa dan suku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here