Home Kesehatan Inilah 14 Buah dan Tanaman Obat Beserta Manfaatnya yang Disebut di Qur’an...

Inilah 14 Buah dan Tanaman Obat Beserta Manfaatnya yang Disebut di Qur’an dan Hadits

54
0
Quranic Park di Dubai. Foto: Bayut.com

Dalam Islam, ajaran etika biomedis terhubung dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Berbagai penelitian telah dilakukan sejak lama, dan penelitian terbaru kali ini meliputi 14 spesies tanaman dalam famili yang berbeda. Penelitian ini dipublikasikan di Research Journal of Sciences Bioinformatics, Pharmaceuticals, and Chemical Sciences. Penelitian serupa juga dipublikasikan di Journal of Ethnopharmacology

Tanaman ini memiliki kekhususan terkait sifat obat, konstitusi kimia dan pola distribusinya di dunia. Studi ini mempelajari berbagai tanaman yang disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits seperti buah tin, zaitun, kurma, dan delima atau tanaman aroma seperti zinger, kemangi dan tanaman bergizi seperti bawang merah dan bawang putih.

Berabad-abad yang lalu, Al-Quran telah menyebutkan sifat-sifat bermanfaat dari banyak jenis makanan, dan hari ini para ilmuwan telah menemukan sebagian manfaatnya melalui banyak penelitian, ini membantu untuk menyadari kebesaran Tuhan. Disimpulkan bahwa obat-obatan herbal digunakan secara luas di dunia karena kesesuaian dengan budaya lokal, efek bahaya yang minimal, dan tanpa atau sedikit efek samping.

Berikut 14 jenis buah dan tanaman yang diteliti. Spesies tanaman disusun dalam urutan sistematis nama botani dalam urutan abjad diikuti oleh keluarga, nama Quran, nama Arab, nama Inggris, kebiasaan dan habitat, bagian yang digunakan, penggunaan obat dan referensi yang dikutip dari Al-Qur’an, Al- Hadits, dan buku-buku Islam lainnya.

1. Buah Tin

Nama Botani: Ficus carica Linn
Keluarga: Moraceae
Nama Inggris: Fig
Nama Arab: Teen, Himaat
Distribusi: Asia, Turki, Mesir, Iran, Aljazair, Maroko, Portugal,
Bagian yang digunakan: Akar, daun dan buah-buahan

Penggunaan Medis:

Digunakan dalam berbagai gangguan seperti gastrointestinal (kolik, gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan, dan diare), pernapasan (sakit tenggorokan, batuk dan masalah bronkial), gangguan peradangan dan kardiovaskular. Buah Tin telah secara tradisional digunakan untuk manfaat pengobatan sebagai obat metabolik, kardiovaskular, pernapasan, antispasmodik dan anti-inflamasi. Akarnya merupakan tonik, berguna dalam leucoderma dan kurap. Buahnya manis, antipiretik, tonik, pencahar berguna dalam peradangan, kelemahan, kelumpuhan, penyakit hati dan limpa, sakit di dada, menyembuhkan wasir, merangsang pertumbuhan rambut. Latex buah tin digunakan sebagai anthelmintik. Daunnya telah dilaporkan bersifat hipoglikemik, hepatoprotektif , dan antelmintik. Tanaman ini memiliki variasi yang signifikan di Iran.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun”,

Surat At-Tin Ayat 1

Hadits:

Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Darda ra. “Rasulullah telah diberi hadiah satu wadah buah tin, kemudian Nabi bersabda, ‘Makanlah!’ lalu beliau pun memakannya dan berkata,’Jika engkau berkata,’ ada buah yang diturunkan dari surga,’ maka aku bisa katakan, ‘Inilah buahnya, karena sesungguhnya buah surga tanpa biji. ‘Oleh karena itu, makanlah, karena buah tin ini dapat menyembuhkan wasir dan encok.”

2. Bawang Putih

Nama Botanik: Allium Sativum
Keluarga: Liliaceae
Nama Inggris: Garlic
Nama Arab: At-thum
Distribusi: Dibudidayakan di seluruh Mesir, Italia, Prancis, India, Pakistan, Cina, dan Amerika Serikat
Bagian yang digunakan: bonggol (bulb)

Penggunaan Medis:

Bawang putih juga memiliki sejarah panjang sebagai obat untuk berbagai penyakit. Dalam pengobatan tradisional, bawang putih telah digunakan untuk mengobati bronkitis dan masalah pernapasan, masalah pencernaan, perut kembung, kusta, kram menstruasi, tekanan darah tinggi, diabetes dan telah digunakan secara eksternal untuk kutil, jagung, radang sendi, nyeri otot, neuralgia, dan linu panggul. Baru-baru ini, ilmu pengetahuan telah mulai mengkonfirmasi beberapa kegunaan obat lama bawang putih. Bawang putih telah terbukti menurunkan kolesterol darah, tekanan darah dan gula darah dalam penelitian dan uji klinis dan juga telah menunjukkan efek anti-kanker, antibakteri, anti-jamur dan anti-oksidan. Bawang putih mengandung senyawa yang bersifat antibakteri, antijamur dan mengurangi pembekuan darah. Agar bahan aktif yang memberikan bau khas bawang putih dan efek terapeutiknya dilepaskan, siung bawang putih harus dipotong atau dihancurkan. Ini melepaskan enzim yang menyebabkan pembentukan allicin, komponen yang bertanggung jawab untuk bau bawang putih dan aktivitas pengobatan.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Surat Al-Baqarah Ayat 61

Hadits:

Dari Ali bin Thalib ra, beliau berkata, “Makanlah bawang putih dan berobatlah (dengan menggunakan)nya, karena sesungguhnya di dalamnya terkandung obat (penyembuh) dari tujuh puluh macam penyakit.”

HR Ad-Dailami

 Telah menceritakan kepada kami Abbas bin Abdul ‘Azhim telah menceritakan kepada kami Abu ‘Amir Abdul Malik bin ‘Amru telah menceritakan kepada kami Khalid bin Maisarah Al ‘Aththar dari Mu’awiyah bin Qurrah dari  Ayahnya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari dua pohon ini, beliau bersabda: “Barangsiapa memakan keduanya maka janganlah ia mendekati masjid kami!” Dan beliau bersabda: “Apabila kalian harus memakannya maka hilangkan bau keduanya dengan dimasak!” Qurrah berkata, “Yaitu bawang merah dan bawang putih.”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3331 – Kitab Makanan

3. Bawang Merah

Nama Botanik: Allium cepa L.
Nama Inggris: Onion
Nama Arab: Basal
Keluarga: Liliaceae
Distribusi: India, Pakistan, Cina, Rusia, Amerika, dan Eropa
Bagian yang digunakan: Rimpang, daun dan biji

Penggunaan Medis:

Bawang merah telah dibudidayakan dan digunakan sebagai nutrisi selama lebih dari 6000 tahun. Jus bawang segar sering direkomendasikan dalam pengobatan tradisional dari berbagai negara untuk rasa sakit dan pembengkakan setelah sengatan lebah atau tawon, yang diikuti oleh reaksi alergi pada kulit. Efek penghambatan yang diamati dari ekstrak bawang pada jenis reaksi kulit mengarah pada penemuan thiosulphinate dan cepaene anti-inflamasi dan anti-asma. Papirus Ebers Mesir menyebutkan bawang mengandung solusi melawan infeksi cacing, diare, dan penyakit menular dan peradangan lainnya. Hal ini dan resep lain dari pengobatan tradisional telah mendorong beberapa peneliti di bagian kedua abad terakhir untuk menguji ekstrak bawang atau minyak bawang untuk kegiatan antimikroba yang menekan pertumbuhan cacing usus, jamur dan bakteri baik in vivo dan in vitro.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Surat Al-Baqarah Ayat 61

Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa telah mengabarkan kepada kami. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Haiwah bin Syuraih telah menceritakan kepada kami Baqiyyah  dari Bahir dari Khalid dari Abu Ziyad Khiyar bin Salamah bahwa ia pernah bertanya kepada Aisyah mengenai bawang merah, lalu ia menjawab, “Sesungguhnya makanan terakhir yang dimakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah makanan yang padanya terdapat bawang merah.”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3333 – Kitab Makanan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mudduwaih, telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Al Jarrah binn Malik bapaknya Waki’, dari Abu Ishaq dari Syarik bin Hanbal dari Ali bahwa ia berkata; “Telah dilarang untuk memakan bawang kecuali jika dimasak.”

Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 1730 – Kitab Makanan

Telah menceritakan kepada kami Abbas bin Abdul ‘Azhim telah menceritakan kepada kami Abu ‘Amir Abdul Malik bin ‘Amru telah menceritakan kepada kami Khalid bin Maisarah Al ‘Aththar dari Mu’awiyah bin Qurrah dari  Ayahnya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari dua pohon ini, beliau bersabda: “Barangsiapa memakan keduanya maka janganlah ia mendekati masjid kami!” Dan beliau bersabda: “Apabila kalian harus memakannya maka hilangkan bau keduanya dengan dimasak!” Qurrah berkata, “Yaitu bawang merah dan bawang putih.”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3331 – Kitab Makanan

4. Lentil

Nama Botanik: Lens Culinaris
Nama Inggris: Lentil
Nama Arab: Adas
Keluarga: Leguminosae
Distribusi: Dibudidayakan di seluruh daerah yang relatif dingin di India, Pakistan, Srilanka, Nepal, dan Bangladesh
Bagian yang digunakan: Biji yang mengandung protein, vitamin B, tricetin, luteolin, kaempferol, glikosida, 3,4,7 -trihydroxyflavone, proanthocyanidine, diglycosylphinidine.

Penggunaan Medis:

Lens culinaris (Lentil) adalah bagian dari keluarga Legominaceae. Lentil mengandung 26,64% protein, 54,97% karbohidrat, lemak 0,43%, pati 49,11% per 100 g (kering) dan 197 mg kalsium, 53,2 mg natrium, 53,0 mg besi per kilogram. Digunakan pada astringen, konstipasi, diuretik, antibakteri, diare, disentri, tumor, serta digunakan untuk penyakit kulit dan kelemahan umum.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Surat Al-Baqarah Ayat 61

5. Mentimun

Nama Botanik: Cucumis Sativus
Nama Inggris: Cucumber
Nama Arab: Qissa, Khiarun
Keluarga: Mentimun (Cucumissativus L.), termasuk dalam Cucurbitaceae.
Distribusi: Dibudidayakan di seluruh negara tropis dan sub-tropis di dunia
Bagian yang digunakan: Buah

Penggunaan Medis:

Mentimun adalah tanaman herbal yang berasal dari Asia Tenggara. Dikenal kaya akan karbohidrat, protein dan lemak, garam kalium, fosfor, kalsium, magnesium dan natrium besi, vitamin A, B1, B2 dan C. Mentimun memberikan aktivitas anti-angiogenesis dan anti tumor yang luar biasa. Digunakan sebagai obat penenang dan diuretik, anti-rematik dan somniferous, menguatkan hati dan ginjal. Sangat baik karena khasiatnya yang menguatkan rambut, kuku dan kulit, serta anti radang mata. Juga stimulan nafsu makan yang baik ketika dikonsumsi sebelum makan. Vouldoukis et al (2004) menggambarkan efek antitrombotik dari glicosaminoglican yang diekstraksi dari biji mentimun .

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Surat Al-Baqarah Ayat 61

Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abdullah ia berkata; telah menceritakan kepadaku Ibrahim bin Sa’d dari  Bapaknya  dari Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib radliallahu ‘anhuma, ia berkata, “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam makan buah kurma segar dengan qitsa` (semacam mentimun).”

Hadits Shahih Al-Bukhari No. 5020 – Kitab Makanan

6. Zaitun

Nama Botanik: Olea Europeae
Nama Inggris: Olive
Nama Arab: Zaiytoon
Keluarga: Oleaceae
Distribusi: Ditemukan di negara-negara Asia Tengah
Bagian yang digunakan: Buah dan minyak.

Penggunaan Medis:

Penggunaan obat-obatan dari berbagai bagian Olea europaea. Minyak zaitun dikenal sebagai komponen penting dari diet sehat. Beberapa studi epidemiologis menunjukkan bahwa kejadian penyakit jantung koroner dan kanker tertentu rendah di lembah Mediterania di mana makanannya kaya dalam produk zaitun. Secara historis, daun zaitun telah digunakan sebagai obat tradisional untuk memerangi demam dan penyakit lain seperti malaria. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa ekstrak produk ini menurunkan tekanan darah pada hewan dan meningkatkan aliran darah di arteri koroner, menghilangkan aritmia, dan mencegah kejang otot usus. Investigasi fitokimia melaporkan bahwa oleuropein diisolasi dari daun Olea europaea. Senyawa ini dikenal memiliki beragam sifat farmakologis dan penunjang kesehatan termasuk anti-aritmia, spasmolitik, stimulan imun, pelindung jantung, hipotensi, antihiperglikemik, antimikroba, dan efek antiinflamasi.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Surat Al-An’am Ayat 141

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

Surat An-Nahl Ayat 11

“dan pohon kayu keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan.”

Surat Al-Mu’minun Ayat 20

” Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. ”

Surat An-Nur Ayat 35

“zaitun dan kurma, “

Surat ‘Abasa Ayat 29

” Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, “

Surat At-Tin Ayat 1

Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Mahdi telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah memberitakan kepada kami Ma’mar dari Zaid bin Aslam dari Ayahnya dari Umar dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jadikanlah minyak (zaitun) sebagai lauk paukmu, dan minyakilah (rambut) kalian dengannya, sesungguhnya ia berasal dari pohon yang berkahi.”

Hadits Sunan Ibnu Majah No. 3310 – Kitab Makanan

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abdul Wahab telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ishaq telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Maimun telah menceritakan kepadaku Ayahku dari Zaid bin Arqam dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan wars (sejenis tumbuhan), qusth (kayu hindi) dan minyak zaitun bahwa itu semua dapat mencegah penyakit lambung.”

Hadits Sunan Ibnu Majah No. 3458 – Kitab Pengobatan

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar; telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam; telah menceritakan kepadaku bapakku dari Qatadah dari Abu ‘Abdullah dari Zaid bin Arqam bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya menjelaskan tentang (khasiat) minyak zaitun dan wars bagi orang yang menderita radang selaput dada. Qatadah berkata, “Meminumnya, yakni meminum dan mengarahkannya pada salah satu sisi mulut (kanan atau kiri) sesuai dengan bagian yang terasa sakit.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan shahih. Dan Abu Abdullah namanya adalah Maimun dan seorang Syaikh Bashri.

Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 2004 – Kitab Kedokteran

7. Kurma

Nama Botanik: Phoenix Dactylifera
Nama Inggris: Date atau Date palm
Nama Arab: Nahal, Balah, Tammar, Rutab
Keluarga: Arecaceae
Distribusi: Berasal dari Amerika Utara, Mesir & Arab; sekarang dibudidayakan di Pakistan dan India
Bagian yang digunakan: Daun, bunga, buah, biji.

Penggunaan Medis:

Kurma (Phoenix dactylifera L.) adalah salah satu tanaman pohon yang paling awal dibudidayakan. Selain karena rasanya yang enak, bau dan teksturnya, kurma juga digunakan untuk bumbu makanan, minuman dan obat-obatan. Mineralnya sangat penting untuk aktivasi enzim, ekspresi gen, pembentukan tulang, komposisi hemoglobin dan asam amino, lipid bersama dengan metabolisme karbohidrat. Mineralnya juga diperlukan untuk fungsi seluler normal. Unsur mineral anorganik tertentu (K, Zn, Ca dan jejak Cr dll) memainkan peran penting dalam pemeliharaan toleransi glukosa normal dan dalam pelepasan insulin. Afrodisiak, ekspektoran, obat penurun panas, pencahar, afrodisiak, pendinginan, diuretik, selera, dan pencernaan.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

Surat Al-Baqarah Ayat 266

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Surat Al-An’am Ayat 99

Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Surat Al-An’am Ayat 141

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.

Surat Ar-Ra’d Ayat 4

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Surat An-Nahl Ayat 11

Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.

Surat An-Nahl Ayat 67

atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya,

Surat Al-Isra’ Ayat 91

Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang.

Surat Al-Kahf Ayat 32

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan”.

Surat Maryam Ayat 23

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

Surat Maryam Ayat 25

Berkata Fir’aun: “Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya”.

Surat Ta Ha Ayat 71

 Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,

Surat Al-Mu’minun Ayat 19

dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut.

Surat Asy-Syu’ara’ Ayat 148

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

Surat Ya Sin Ayat 34

yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok korma yang tumbang.

Surat Al-Qamar Ayat 20

Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

Surat Ar-Rahman Ayat 11

Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.

Surat Ar-Rahman Ayat 68

 zaitun dan kurma,

Surat ‘Abasa Ayat 29

Hadits:

Telah menceritakan kepadaku Sulaiman bin Harb dan Hafsh bin Umar An Namari mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Al Hakam dari Ibnu Abu Laila dari seorang laki-laki Hafsh berkata -salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam-, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata, “Rasulullah melarang mencampur balah (buah kurma yang baru berwarna hijau) dan kurma, serta anggur dan kurma saat membuat perasan.”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3218 – Kitab Minuman

Telah mengabarkan kepada kami Suwaid ia berkata; telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Isma’il bin Muslim Al ‘Abdi ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Al Mutawakkil dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang mencampur kurma muda dengan kurma masak, atau anggur dengan kurma, atau anggur dengan kurma muda.” Beliau bersabda: “Barangsiapa dari kalian ingin meminumnya hendaklah ia meminum masing-masing darinya secara sendiri-sendiri (terpisah), perasan kurma masak sendiri, perasan kurma muda sendiri, atau perasan anggur sendiri.”

Hadits Sunan An-Nasa’i No. 5474 – Kitab Minuman

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Sa’d dari ‘Ubaidullah bin Abu Rafi’ dari neneknya Salma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Rumah yang tidak ada kurma di dalamnya seperti rumah yang di dalamnya tidak ada makanan.”

Hadits Sunan Ibnu Majah No. 3319 – Kitab Makanan

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh telah menceritakan kepada kami Ayahku dari Muhammad bin Abu Yahya dari Yazid Al A’war dari Yusuf bin Abdullah bin Salam ia berkata, “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengambil pecahan roti yang terbuat dari gandum lalu meletakkan kurma di atasnya, dan beliau bersabda: ‘Kurma ini adalah lauk untuk roti ini.”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3334 – Kitab Makanan

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ibnu Abu Najih dari Mujahid dari Sa’d ia berkata, “Aku pernah mengalami sakit, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu datang menjengukku, beliau kemudian meletakkan tangannya di antara kedua dadaku hingga aku merasakan dinginnya tangan beliau pada dadaku. Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya engkau adalah seorang laki-laki yang terkena penyakit pada hatinya, datanglah kepada Al Harits bin Kaladah saudara Tsaqif, ia orang yang bisa kedokteran. Hendaknya ia mengambil tujuh buah kurma ‘ajwah Madinah, hendaknya ia tumbuk bersamaan dengan bijinya, kemudian meminumkannya kepadamu!”

Hadits Sunan Abu Dawud No. 3377 – Kitab Pengobatan

8. Delima

Nama Botanik: Punica granatum
Nama Inggris: Pomegranate
Nama Arab : Ar-rumman
Keluarga: Punicaceae
Distribusi: Asia Tengah, Kaukasus, Asia Barat Daya dan Mediterania
Bagian yang digunakan: Kulit kayu, akar, bunga, buah. Kulit kayu mengandung alkaloid. Akar: alkaloid, pseudo-palletierine, palletierine, isopalletierine, methyl palletierine. Bunga: sitosterol, tanin – punicalagin & punicalin. Buah-buahan: Mannose, Galaktosa, rhamnosa, arabinosa, glukosa, asam galaktouronat

Penggunaan Medis:

Punica granatum (delima) memiliki sejarah panjang untuk penggunaan obat. Banyak penelitian menunjukkan bahwa akarnya memiliki sifat anthelmintik yang efektif. Hal ini diketahui memiliki sifat anti-mikroba terhadap Salmonella typhi dan Vibrio cholera, parasit Giardia dan juga amuba dan termasuk beberapa virus juga. Secara khusus ekstrak kulitnya telah banyak dipelajari untuk aktivitas antioksidan, aktivitas sitotoksik, aktivitas hipoglikemik, aktivitas hepatoprotektif, dan aktivitas antiinflamasi.
Punicagranatum juga digunakan sebagai agen anti-parasit, tonik darah, dan untuk menyembuhkan aphtae, diare dan bisul, dalam sistem Unani, dipraktekkan di Timur Tengah dan India, dan menurut ulasan yang sama, delima juga digambarkan sebagai obat untuk diabetes. Sebuah ulasan baru-baru ini melaporkan kandungan kimia dari berbagai bagian P. granatum serta potensi mereka untuk pencegahan dan pengobatan peradangan dan kanker. Para penulis merujuk bahwa dalam pericarp, daun dan bunga dapat dideteksi adanya fenol (flavonoid dan tanin) menjadi beberapa di antaranya unik. Polisakarida kompleks juga telah terdeteksi dan ditandai dalam kulitnya.

Referensi dari Qur’an dan Hadits:

Qur’an:

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Surat Al-An’am Ayat 99

Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Surat Al-An’am Ayat 141

Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.

Surat Ar-Rahman Ayat 68

Hadits:

Telah menceritakan kepada kami [Sa’id bin Khutsaim Abu Ma’mar Al Hilali] telah bercerita kepadaku [nenekku, Rib’iyyah binti ‘Iyadl Al Kilabiyyah] berkata; Aku mendengar [‘Ali] berkata; Makanlah delima dengan kulitnya karena ia membersihkan lambung.

Hadits Ahmad Nomor 22153

Telah menceritakan kepada kami [‘Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Ikrimah] dari [Ibn Abbas], bahwa dia berbuka puasa di Arafah, saat disuguhkan buah delima kepadanya ia pun memakannya. Kemudian dia berkata, ” [Ummu Fadll] menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbuka puasa di Arafah, ia menyuguhkan susu untuk beliau, lalu beliau pun meminumnya.”

Hadits Ahmad Nomor 25635

9. Manna

Nama Botanik: Alhagi Maurorum
Nama Inggris: Camel Thorn
Nama Arab: Al-Agool, ShoukAljemal, Hai, Agool,
Keluarga: Leguminosae
Distribusi: Di ​​Seluruh Dunia
Bagian yang digunakan: Daun, batang, bunga, biji, akar, seluruh tanaman

Penggunaan Medis:

Alhagi maurorum, anggota keluarga Leguminosae. Digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai obat untuk nyeri rematik‚ bilharzia inflammation, peradangan hati dan saluran kemih dan untuk berbagai jenis ketidaknyamanan pencernaan. Baru-baru ini tanaman ini terbukti memiliki aktivitas anti-diare dan menginduksi relaksasi otot polos dan efek anti-nosiseptif. Bunganya digunakan untuk mengobati tumpukan, migrain, dan kutil. Minyak dari daun digunakan dalam pengobatan rematik. Secara lokal, ekstrak air dari akarnya digunakan untuk memperbesar ureter dan untuk menghilangkan batu ginjal. Seluruh tanaman bersifat diaforis, diuretik, ekspektoran, dan pencahar. Minyak dari daun digunakan dalam pengobatan rematik. Bunga-bunganya digunakan dalam perawatan wasir.

Referensi dari Qur’an :

Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu “manna” dan “salwa”. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu; dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Surat Al-Baqarah Ayat 57

Hai Bani Israil, sesungguhnya Kami telah menyelamatkan kamu sekalian dari musuhmu, dan Kami telah mengadakan perjanjian dengan kamu sekalian (untuk munajat) di sebelah kanan gunung itu dan Kami telah menurunkan kepada kamu sekalian manna dan salwa.

Surat Ta Ha Ayat 80

Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu!”. Maka memancarlah dari padanya duabelas mata air. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. Dan Kami naungkan awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa. (Kami berfirman): “Makanlah yang baik-baik dari apa yang telah Kami rezekikan kepadamu”. Mereka tidak menganiaya Kami, tapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri.

Surat Al-A’raf Ayat 160

10. Jahe

Nama Botanik: Zingiber Officinale
Nama Inggris: Ginger
Nama Arab: Zanjabil
Keluarga: Zingiberaceae
Distribusi: Bangladesh, Yaman, Oman, Seralone, India, dan Pakistan
Bagian yang digunakan: Buah

Penggunaan Medis:

Zingiber Officinale (Roscoe), umumnya dikenal sebagai jahe, milik keluarga Zingiberaceae adalah bumbu diet yang dikenal dengan beberapa sifat obat. Jahe memiliki sejarah panjang dalam penyakit seperti mual, gangguan pernapasan, kesehatan jantung dan gangguan rematik. Selain itu, jahe juga memiliki sifat imunomodulator dan dilaporkan menghambat berbagai mediator inflamasi seperti prostaglandin dan sitokin proinflamasi.
Sebagai agen anti-inflamasi, jahe memiliki sifat pencegahan kanker. Jahe juga merupakan sebagai zat anti-emetik pasca operasi.

Referensi dari Qur’an:

Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
Yang didatangkan (dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.

Surat Al-Insan Ayat 17-18

11. Pisang

Nama Botanik: Musa Paradisiaca
Nama Inggris: Banana
Nama Arab: Mawz
Keluarga: Musaceae
Distribusi: India, Pakistan, Filipina, Cina, Mesir, Thailand, wilayah Afrika Bagian yang digunakan: Buah, Bunga, Batang, Akar dan daun

Penggunaan Medis:

Tanaman pisang (Musa paradisiaca) telah dilaporkan memiliki beberapa sifat coccidiostatic. Keluarga Musacea sering digunakan sebagai sumber makanan. Pisang adalah sumber vitamin A, B, dan C yang baik, dan mereka juga memiliki kandungan karbohidrat dan kalium yang tinggi.

Referensi dari Qur’an:

Qur’an:

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

Surat Al-Waqi’ah Ayat 29

12. Anggur

Nama Botanik: Vitis vinifera
Nama Inggris: Grape
Nama Arab: Inab
Keluarga: Vitaceae
Distribusi: Asia, Amerika Utara dan Eropa di bawah subtropis, Mediterania
Bagian yang digunakan: Buah, daun.

Penggunaan Medis:

Anggur termasuk tanaman penting secara historis. Resveratol, suatu biomolekul non-flavanoid ditemukan dalam jumlah yang signifikan dalam anggur merah dan telah dilaporkan memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi dan antikanker. Selain itu, aplikasi topikal resveratrol tinggi dari ekstrak biji anggur terbukti mempercepat penyembuhan luka pada tikus, yang dikaitkan dengan modulasi proses sensitif redoks yang mendorong perbaikan jaringan kulit. Telah diusulkan bahwa alkaloid dan terpenoid dapat memberikan sifat astringen, antijamur atau antimikroba yang mungkin bermanfaat bagi perkembangan kaskade penyembuhan luka. Anthocyanin, leucoanthocyanin dan polifenol lainnya telah terbukti memiliki sifat antioksidan yang signifikan yang juga dapat bermanfaat dalam perkembangan penyembuhan luka.

Referensi dari Qur’an:

Qur’an:

Anggur dan sayur-sayuran,

Surat ‘Abasa Ayat 28

Atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya,

Surat al-Isra Ayat 91

Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

Surat Al-Baqarah Ayat 266

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.

Surat Ar-Ra’d Ayat 4

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Surat An-Nahl Ayat 11

Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang.

Surat Al-Kahf Ayat 32

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

Surat Ya Sin Ayat 34

(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

Surat An-Naba’ Ayat 32

13. Jujube India

Nama Botanik: Zizyphus mauritiana
Nama Inggris: Indian jujube
Nama Arab: Nabaq, Sidar
Distribusi: India, Pakistan, Afghanistan, Cina, Ceylon, Australia, Afrika Tropis
Keluarga: Rhamnaceae
Bagian yang digunakan: Buah, daun, kayu.

Penggunaan Medis:

Jujube adalah buah yang lezat dan obat herbal yang efektif yang membantu menambah berat badan, meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan stamina. Dalam pengobatan Cina, itu diresepkan sebagai tonik memperkuat fungsi hati. Berfungsi sebagai penangkal, diuretik, emolien dan ekspektoran. Daunnya astringen dan obat penurun panas. Juga, dikatakan membantu pertumbuhan rambut. Buah-buahan kering adalah anodyne, antikanker, dada, refrigeran, obat penenang, sakit perut, obat penahan darah dan tonik. Mereka dianggap membersihkan darah dan membantu pencernaan. Mereka digunakan secara internal dalam pengobatan kelelahan kronis, kehilangan nafsu makan, diare, anemia, lekas marah dan histeria. Bijinya bersifat hipnosis, narkotika, obat penenang, sakit perut dan tonik. Ini digunakan secara internal dalam pengobatan palpitasi, insomnia, kelelahan saraf, keringat malam dan keringat berlebih. Akar digunakan dalam pengobatan dispepsia. Ramuan akar telah digunakan dalam pengobatan demam. Akar dibuat menjadi bubuk dan dioleskan pada luka lama dan bisul. Tanaman ini adalah obat tradisional untuk anemia, hipertensi, nefritis dan penyakit saraf. Buah-buahan diterapkan pada luka dan bisul dan juga digunakan dalam penyakit paru-paru dan demam. Daun diterapkan sebagai tapal dan membantu dalam masalah hati, asma dan demam.

Referensi dari Quran dan Hadits:

Qur’an:

Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.

Surat Saba’ Ayat 16

Hadits:

Nabi ﷺ mengatakan bahwa Hazrat Adam (as) memakan buah ini (السدر) yang pertama, di bumi di antara buah-buah lainnya.

[Abu Nu-aim: 805]

14. Labu Botol

Nama Botanik: Lagenaria Siceraria
Nama Inggris: Bottle Gourd
Nama Arab: Garra
Distribusi: Afrika, Asia, Eropa, Amerika
Keluarga: Cucurbitaceae
Bagian yang digunakan: Buah, Benih

Penggunaan Medis:

Lagenaria siceraria (Molina) Standley (family cucurbitaceae), umumnya dikenal sebagai labu botol, adalah tanaman obat dan spesies yang dapat dimanfaatkan. Buah Lagenaria siceraria secara tradisional digunakan untuk sifat kardio pelindung, kardiotonik, tonik umum dan afrodisiak. Mereka juga digunakan dalam pengobatan berbagai gangguan alergi dan inflamasi seperti asma bronkial, rinitis, bronkitis dan rematik. Berbagai ekstrak buah Lagenaria siceraria ditemukan memiliki aktivitas antiinflamasi, analgesik, hepatoprotektif, antihipperlipidemia, diuretik, dan antibakteri. Ekstrak metanol buah-buahan ditemukan mengandung flavonoid, saponin, tanin, karbohidrat dan terpenoid. Protein inaktif aktif ribosom baru, lagenin telah diisolasi dari biji Lagenaria siceraria. Buah-buahan dilaporkan mengandung lebih banyak serat makanan yang larut daripada serat selulosa yang tidak larut. Buah-buahan dianggap sebagai sumber vitamin C, β-karoten, vitamin B-kompleks, pektin yang baik dan juga mengandung tingkat kolin tertinggi – faktor lipoprotik. Beberapa metabolit primer dan sekunder ini telah terlibat dalam penggunaan buah Lagenaria siceraria yang diteliti. Sebelumnya telah dilaporkan aktivitas imunomodulator etil asetat dan n bagian yang larut dalam butanol dari ekstrak metanol berturut-turut dari buah Lagenaria siceraria dan aktivitas imunomodulator campuran saponin murni yang diekstraksi dari buah Lagenaria siceraria.

Referensi dari Quran:

Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.

Surat As-Saffat Ayat 146

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here