Kesehatan

Jangan Lewatkan Sarapan Jika Ingin Mencegah Penyakit Jantung

Durasi Baca: 2 menit

Terkadang hanya kopi yang bisa kita konsumsi di pagi hari, dan hal ini bisa menyebabkan berbagai masalah dalam jangka panjang. Studi menunjukkan bahwa sarapan mempercepat metabolisme membantu kita membakar lebih banyak kalori sepanjang hari. Dengan kata lain, makan pagi ini sebenarnya membantu menurunkan berat badan, bukan menambahnya. Sekarang, sebuah studi baru menemukan bahwa orang-orang yang melewatkan sarapan memiliki risiko kematian yang lebih tinggi akibat penyakit jantung.

Shuang Rong dan rekan-rekannya di Universitas Sains dan Teknologi Wuhan di Cina dan Universitas Iowa memeriksa data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional. Studi ini mencakup periode antara 1988 dan 1994 dengan tindak lanjut rata-rata 18 tahun, yang melibatkan lebih dari 6.550 peserta Amerika, berusia 40 hingga 75 tahun.

Baca juga:  Seperti Obat, Tidur Siang Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Pada awal penelitian, para peserta tidak memiliki catatan penyakit kardiovaskular maupun kanker. Mereka ditanya seberapa sering mereka sarapan, yang dapat mereka jawab “setiap hari”, “beberapa hari”, “jarang”, dan “tidak pernah”. Di antara mereka, 5,1% mengatakan mereka tidak pernah makan sarapan, 10,9% jarang melakukannya, 25% kadang-kadang, dan 59% makan sarapan setiap pagi.

Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang tidak pernah sarapan memiliki risiko 87% lebih tinggi terhadap kematian akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang sarapan setiap hari. Terlebih lagi, melewatkan sarapan juga dikaitkan dengan perubahan nafsu makan dan penurunan rasa kenyang, tekanan darah tinggi, dan perubahan berbahaya pada kadar lipid.

Baca juga:  Sering Merasa Lelah? Bisa Jadi Itu Tanda Kamu Mengalami Depresi Lho

Para peneliti mencatat bahwa temuan ini korelatif, dan tidak menetapkan penyebab. Orang yang melewatkan sarapan pada umumnya memiliki kebiasaan gaya hidup tidak sehat lainnya yang masing-masing berkontribusi pada risiko kematian dini. Alasan mengapa sarapan setiap hari dapat mencegah penyakit jantung mungkin karena kontrol berat badan. Kontrol gula darah yang terbaik adalah di pagi hari. Ketika kita makan malam terlambat, saat itulah kita paling rentan dengan gula darah terburuk. Menurut penelitian dari University of Surrey dan University of Aberdeen, makan telat akan merusak kadar gula darah dan tekanan darah. Penelitian awal mereka menunjukkan bahwa sarapan dengan porsi lebih besar bermanfaat untuk pengendalian berat badan.

Baca juga:  3 Intervensi yang Dapat Mencegah Jutaan Kematian Kardiovaskular

Namun demikian, hubungan signifikan yang diidentifikasi oleh studi ini menunjukkan bahwa denganmembiasakan sarapan mungkin menjadi salah satu perubahan gaya hidup paling berdampak yang dapat dilakukan seseorang untuk meningkatkan kesehatan mereka.

Rasio bahaya kematian dari semua penyebab, penyakit kardiovaskular, penyakit jantung, dan stroke berdasarkan frekuensi konsumsi sarapan. Sumber: JACC

Publikasi ilmiah:  
Association of Skipping Breakfast With Cardiovascular and All-Cause Mortality,” Shuang Rong, Linda G. Snetselaar, Guifeng Xu, et al., Journal of the American College of Cardiology (JACC), VOL. 73, NO. 16, 2019, DOI: 10.1016/j.jacc.2019.01.065.

Leave a Reply