Kesehatan

Kapan Waktu Terbaik Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?

Durasi Baca: 2 menit

Seberapa banyak suplemen vitamin dan mineral yang diserap oleh tubuh dan seberapa efektif supplement itu dapat dipengaruhi oleh waktu dan cara kita mengkonsumsi suplemen tersebut.

Suplemen vitamin dan mineral sebenarnya tidak dapat menggantikan diet sehat. Idealnya vitamin-vitamin dan zat-zat mineral didapatkan dari mengkonsumsi makanan dan minuman yang kaya nutrisi.

Namum terkadang karena faktor sosial seperti pola makan, gencarnya iklan-iklan makanan dan minuman yang tidak sehat yang akhirnya mempengaruhi kebiasaan atau gaya hidup, budaya, serta faktor ekonomi seperti keterbatasan ketersediaan makanan dan minuman sehat dan lainnya membuat banyak orang tidak dapat mencukupi kebutuhan vitamin dan zat mineral yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Hal ini membuat konsumsi supplement multivitamin menjadi alternatif pilihan untuk membantu mengisi kekurangan vitamin dan mineral akibat faktor-faktor sosial dan ekonomi tersebut diatas.

Waktu terbaik untuk mengkonsumsi vitamin berdasarkan jenis-jenisnya.

Vitamin B

Vitamin B digunakan untuk meningkatkan energi dan mengurangi stres. Ada delapan jenis vitamin B yang masing-masing memiliki fungsi terpisah untuk tubuh. Jenis vitamin B meliputi: tiamin(B1) , riboflavin(B2) , niasin(B3) asam pantotenat (B5), pyridoxine(B6), biotin(B7), asam folat(B9)
Cyanocobalamin(B12).

Vitamin-vitamin B ini dapat dikonsumsi bersamaan. Bahkan, banyak perusahaan obat menawarkan vitamin B kompleks, yang merupakan kombinasi dari jumlah harian masing-masing dari 8 jenis vitamin B.

Baca juga:  Kekurangan Vitamin D Berdampak Buruk Bagi Otak, Mengapa?

Waktu terbaik hari untuk mengonsumsi vitamin B adalah setelah bangun tidur. Mengkonsumsi vitamin B saat perut kosong dapat membantu penyerapan vitamin.

Vitamin C

Vitamin ini tidak diproduksi atau disimpan secara alami oleh tubuh manusia. Vitamin C adalah jenis vitamin yang larut dalam air jadi jika dikonsumsi secara berlebihan ia akan di buang melalui urine. Karena tubuh tidak menyimpan vitamin C, vitamin ini sebaiknya dikonsumsi sepanjang hari dalam dosis yang kecil-kecil.

Vitamin A, D, E, K (vitamin-vitamin yang larut dalam lemak)

Vitamin-vitamin yang larut dalam lemak ini dibutuhkan oleh tubuh dalam dosis yang kecil. Vitamin jenis ini jika dikonsumsi secara berlebihan akan disimpan dalam hati dan jaringan lemak tubuh. Mengkonsumsi vitamin-vitamin jenis ini dalam dosis besar malah dapat berbahaya bagi tubuh.

Baca juga:  5 Teori Ilmiah Penting yang Telah Mengubah Dunia

Rata-rata, orang sehat dengan pola makan seimbang akan mendapatkan cukup jenis-jenis vitamin ini melalui diet teratur mereka. Oleh karena itu suplemen untuk vitamin jenis ini sering tidak disarankan untuk di konsumsi.

Supplement sebelum dan pada saat kehamilan.

Wanita yang berencana untuk hamil di sarankan untuk mengkonsumsi supplement asam folat setahun sebelum ia hamil. Selain itu wanita yang berencana untuk hamil juga pada umumnya disarankan untuk mengkonsumsi supplement lainnya terutama mineral seperti kalsium, yodium dan juga zat besi.

Meskipun sangat dianjurkan, seorang wanita yang berencana untuk hamil atau yang sedang hamil harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokternya untuk mendapatkan saran dan rekomendasi supplement yang baik untuk dirinya. Hal ini untuk mendapatkan dosis supplement yang tepat dan mencegah overdosis vitamin dan mineral yang dapat memiliki efek buruk bagi wanita atau bayinya.

Pengaturan jadwal untuk mengkonsumsi supplement juga harus memperhtikan kondisi si wanita, apakah ia mengalami morning sickness atau tidak? Gejala awal kehamilan yang sering terjadi adalah mual dan muntah sepanjang hari. Jika supplement yang dikonsumsi meningkatkan perasaan mual, sebaiknya supplement tersebut di konsumsi pada malam hari, ketika mau tidur.

Baca juga:  Kekurangan Vitamin D Berdampak Buruk Bagi Otak, Mengapa?

Supplement Mineral Lainnya

Tubuh manusia membutuhkan vitamin dan mineral agar berfungsi dengan baik. Seperti vitamin, mineral juga tersedia dalam supplement yang dapat di beli dengan mudah tanpa resep. Seperti vitamin, ada banyak klaim tentang manfaat supplement mineral untuk kesehatan.

Beberapa contoh mineral yang sering terdapat pada supplement diantaranya; zat besi, kalsium, magnesium, dan seng. Namun kita perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi supplement mineral karena terlalu banyak mineral dapat memberikan efek buruk pada kesehatan seseorang. Konsumsi supplement mineral sebaiknya dilakukan setelah makan atau bersamaan dengan makan karena jika dikonsumsi tanpa makanan atau dalam keadaan perut kosong dapat memberikan efek terhadap pencernaan, seperti sakit perut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *