Kesehatan

Kenali Gejala Awal Stroke Dengan Metode FAST

Durasi Baca: 2 menit

Metode FAST adalah cara mudah untuk mengingat dan mengidentifikasi gejala stroke yang paling umum. Dengan mengenali gejala stroke lebih awal akan sangat membantu dalam menentukan pertolongan dan perawatan yang cepat dan tepat untuk mengatasi stroke. Penanganan stroke yang cepat akan membantu mencegah kerusakan lebih lanjut di otak dan nantinya akan membantu proses pemulihan.

Apa itu Metode FAST? FAST adalah singkatan dari Face (wajah), Arms (lengan), Speech (kemampuan atau cara bicara) Time (waktu untuk mencari pertolongan). Berikut cara mengenali gejala awal stroke dengan metode FAST:

  1. Face: Minta orang itu tersenyum. Apakah satu sisi wajah terkulai atau mencong?
  2. Arms: Minta orang itu mengangkat kedua tangan. Apakah satu lengan terkulai lemas ke bawah atau tidak bisa terangkat?
  3. Speech: Minta orang itu untuk mengulangi kalimat sederhana. Apakah ucapan mereka tidak jelas atau aneh?
  4. Time : Begitu gejala-gejala tersebut diatas teridentifikasi, hanya ada sedikit waktu bagi korban stroke untuk mendapatkan perawatan yang dapat menyelamatkan jiwanya dan mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Maarten Lansberg, MD, PhD, Associate Professor di Department Neurologi dan Neurological Sciences di Universitas Stanford pada tahun 2009 mengungkapkan bahwa tindakan atau pertolongan akan sangat bermanfaat jika diberikan pada 4,5 jam pertama setelah pasien mengalami gejala awal stroke.
Baca juga:  Bagaimana Cara Otak Membuat Keputusan yang Baik dan Buruk ?

Gejala Tambahan Stroke

Kadang-kadang gejala lain muncul, secara terpisah atau kombinasi dengan tanda-tanda FAST

Mengetahui tanda dan gejala stroke adalah langkah pertama untuk memastikan bantuan medis diberikan dengan segera. Untuk setiap menit serangan stroke yang tidak tertangani akan membuat aliran darah ke otak terus terhambat dan membuat seseorang bisa kehilangan sekitar 1,9 juta neuron. Hal ini nantinya dapat mempengaruhi kemampuan berbicara, mengingat, bergerak dan dapat meluas pada kemampuan serta fungsi-fungsi lainnya.

Pelajari sebanyak mungkin gejala stroke sehingga kamu dapat mengenali stroke dengan FAST dan menyelamatkan hidup!

Gejala awal stroke biasanya tiba-tiba atau mendadak, diantaranya:

  • Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada wajah, lengan atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh;
  • Tiba-tiba kebingungan, kesulitan berbicara, atau memahami sesuatu;
  • Tiba-tiba kesulitan melihat di satu atau kedua mata;
  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi; dan
  • Tiba-tiba sakit kepala parah tanpa sebab yang diketahui.
Baca juga:  Pertama Kali, Lengan Robot Berhasil Dikendalikan Pikiran !

Hal-Hal yang sebaiknya tidak dilakukan pada seseorang mengalami stroke

Hal terbaik jika menemukan seseorang dengan gejala stroke adalah memanggil bantuan medis secepatnya. Saat ini banyak kota di Indonesia memiliki layanan nomor tunggal panggilan darurat 112. Kamu dapat memanggil ambulans dari nomer 112 atau jika kamu berada di Jakarta kamu bisa memanggil ambulans dari nomer 118 atau 119.

Hindari untuk langsung membawa orang yang terkena stroke ke rumah sakit dengan menyetir mobil sendiri atau meminta bantuan orang lain untuk mengantar. Meskipun tujuannya baik, membawa pasien stroke langsung ke rumah sakit dapat meningkatkan risiko cacat dan kematian pada pasien. Penanganan stroke yang paling tepat justru dengan menelepon ambulans sesegera mungkin.

Baca juga:  Wanita Lebih Baik Dibanding Pria dalam Mengingat Kata-Kata dan Wajah

Hal-hal lain di bawah ini sebaiknya juga jangan dilakukan pada orang yang mengalami serangan stroke:

    Like
    Like Love Haha Wow Sad Angry
    Alautiah
    Seorang lulusan Keperawatan yang tidak bekerja di pelayanan kesehatan namun saat ini mengabdi untuk mengkoordinasi kerjasama kesehatan regional di ASEAN. Memiliki hasrat tinggi untuk berbagi informasi, dan membantu banyak orang melalui artikel-artikel yang ditulisnya.
    http://www.kafekepo.com

    Leave a Reply