Kesehatan Miniticle Sains

Kerja Shift Malam Menyebabkan Tingkat Keguguran yang Lebih Tinggi?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kerja shift malam berpengaruh negatif terhadap kehamilan. Wanita hamil yang bekerja dua shift malam atau lebih dalam seminggu memiliki peluang keguguran 32% lebih banyak pada minggu berikutnya.

Risiko lebih tinggi juga jika bekerja shift malam berturut-turut. Terutama untuk kehamilan setelah 8 minggu. Para peneliti menggunakan data yang diperoleh dari 22.744 wanita hamil di Denmark yang bekerja di layanan sektor publik terutama rumah sakit. Data meliputi lebih dari 377.896 minggu kehamilan.

Mekanisme penyebab yang mungkin terjadi adalah gangguan ritme sirkadian dan dengan demikian mengurangi pelepasan melatonin karena melatonin diperlukan untuk fungsi plasenta yang tepat dan keberhasilan kehamilan.


Setelah minggu ke delapan kehamilan, wanita yang bekerja dua shift malam atau lebih pada minggu sebelumnya memiliki risiko keguguran 32% lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak bekerja shift malam pada minggu itu.
Kredit: © sudok1 / Fotolia

Baca selengkapnya di: BMJ (via ScienceDaily) 
Publikasi ilmiah: Kedokteran Kerja dan Lingkungan

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *