Miniticle Sains

Kok Bisa Kita Cegukan?

Durasi Baca: 2 menit

Dalam Beberapa Kasus, Cegukan Mengindikasikan Penyakit Serius

Cegukan merupakan hal umum yang dirasakan mengganggu, dan tidak berbahaya pada kebanyakan kasus.

Hal ini biasanya terjadi saat terburu-buru ketika makan atau minum , dan cegukan ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit atau beberapa jam.

Disadur dari IFL Science, proses cegukan dimulai dari otot diafragma kamu, yaitu otot yang terletak di antara paru-paru dan perut. Ketika kamu menarik napas, diafragma menarik ke bawah, sehingga membuat udara masuk ke paru-paru. Ketika kamu menghembuskan napas, diafragma menjadi rileks, membuat udara keluar dari paru-paru, lalu keluar tubuh melalui hidung dan mulut. Ketika cegukan, ada gangguan tertentu yang memicu diafragma menjadi kejang. Ini memaksa laring (atau kotak suara) berkontraksi, yang pada akhirnya menutup glotis (atau pita suara), menciptakan suara “hiks” yang khas.

Ada beberapa penyebab gangguan tersebut, termasuk diantaranya yaitu stres, gugup, konsumsi obat tertentu, perubahan mendadak suhu udara, dan menelan udara (bisa dari mengunyah permen karet, minum minuman bersoda, banyak makan, minuman beralkohol, atau bisa dari kegembiraan mendadak).

Untuk mengatasinya, hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan menunggunya berkahir dengan sendirinya. Selain itu, menahan napas atau menarik napas ke dalam kantong kertas dapat membantu menghentikan cegukan. Ini karena penumpukan CO2 di paru-paru dapat merilekskan diafragma. 

Tyler Cymet, kepala pendidikan kedokteran di American Association of Colleges of Osteopathic Medicine, menghabiskan lima tahun mempelajari 54 pasien rumah sakit yang cegukan, tetapi tidak menemukan cara yang mudah untuk “menyembuhkan” cegukan. 

Namun, jika kamu mengalami cegukan selama lebih dari 48 jam berturut-turut, atau cegukan sangat parah, yang menyebabkan masalah makan, tidur, atau bernafas, maka disarankan untuk konsultasi dengan dokter. Walaupun umumnya cegukan tidak berbahaya, ada kemungkinan bahwa cegukan yang terjadi merupakan gejala dari masalah yang jauh lebih serius .  Dalam beberapa kasus, cegukan dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Ini bisa menyebabkan penurunan berat badan dan kelelahan. Cegukan janga panjang bisa dipicu oleh : meningitis, stroke, cedera otak traumatis, atau tumor. 

Barangkali kasus cegukan terburuk yang masuk rekor dunia adalah cegukan yang diderita oleh Charles Osborne (1894-1991), yang dilaporkan mulai cegukan pada tahun 1922 sampai tahun 1990, dan dia meninggal setahun kemudian.

Jadi, saat kamu mulai cegukan, bersyukurlah jika cegukan itu segera berakhir !

Leave a Reply