Sains & Teknologi

LED Matahari Ini Mampu Meniru Sifat Sinar Matahari Alami !

Dalam banyak hal, kehidupan masyarakat telah diubah oleh munculnya bola lampu . Tiba-tiba, orang-orang sekarang bisa begadang, bekerja, belajar atau menikmati kebersamaan satu sama lain tanpa berada di bawah sinar matahari.

Namun, efek sampingnya adalah pola bangun / tidur alami tubuh kita telah banyak berubah, dan cahaya buatan tidak memiliki sifat sinar matahari yang memelihara kehidupan yang diketahui memiliki dampak signifikan pada kesehatan dan suasana hati kita. Dalam upaya membantu orang-orang yang menghabiskan waktu berjam-jam di kantor yang penerangannya buruk atau tinggal di daerah dengan sedikit sinar. Tim insinyur Italia telah mengembangkan sistem pencahayaan berbasis LED yang luar biasa yang meniru sinar matahari alami !

Image: Coelux

Sinar matahari yang menyambut kita setiap pagi tidak persis sama dengan sinar yang meninggalkan matahari. Di antara atmosfer luar dan permukaan bumi, sifat-sifat cahaya diubah melalui proses yang dikenal sebagai hamburan Rayleigh. Pernah bertanya tanya mengapa langit berwarna biru? Penyebabnya adalah hamburan Rayleigh yang membuat hamburan cahaya molekul dan partikel di udara sampai sekitar sepersepuluh dari panjang gelombang cahaya. Fenomena ini paling efektif terjadi pada panjang gelombang pendek (ujung biru dari spektrum yang terlihat), karenanya warna langit biru.

Image: Coelux

CoeLux , perusahaan yang berada di balik penelitian ini, mengembangkan lapisan tipis nano partikel untuk mensimulasikan hamburan Rayleigh. Dengan cara ini, bermil-mil hamburan atmosfer telah direplikasi dalam beberapa milimeter ruang antara lapisan dan sumber cahaya putih LEDProfesor Paolo Di Trapani dari Universitas Insubria Italia adalah dalang di balik proyek selama 10 tahun ini. Dengan mengubah bentuk, ukuran dan aspek rasio partikel nano, tim Trapani mampu mereplikasi cahaya alami dari warna dan saturasi ke kualitas cahaya. Hasilnya spektakuler – lampu LED yang terlihat seperti hamburan cahaya matahari !

Image: Coelux

Menurut CoeLux, cahaya ini tidak dapat dibedakan dengan cahaya alami oleh manusia, kamera atau komputer. Semua yang tampak foto ini menggunakan cahaya lampu LED matahari, hal yang sulit dibedakan oleh kita dengan cahaya matahari asli.

Image: Coelux

Jika tertarik untuk menambahkan sesuatu seperti ini di rumah, kita dapat memilih dari tiga pengaturan pencahayaan: Mediterania, Tropis, dan Nordic. Mereka juga mengerjakan penawaran tambahan, termasuk simulasi urutan siang hari (matahari terbit hingga terbenam) dan variasi warna untuk mencerminkan berbagai kondisi cuaca. Dengan biaya beberapa puluh ribu dolar per instalasi, ini mungkin terbilang mahal. Namun demikian, hal ini sangat mengesankan dan begitu harga turun, pencahayaan dalam ruangan mungkin berubah selamanya.

Image: Coelux
Image: Coelux

Lihatlah penjelasan Prof. Trapani tentang cara kerja sistem ini di video berikut.