Ginjal adalah alat kerja yang sangat penting dalam tubuh. Ginjal berbentuk kacang dan berfungsi menyaring produk limbah dari darah. Ginjal juga melepaskan hormon yang mengatur tekanan darah, membantu menyeimbangkan cairan tubuh, dan membuang limbah dari darah menjadi air kencing atau urin.

Penyakit ginjal dapat terjadi pada orang dewasa dan juga anak-anak. Penyakit ginjal pada orang dewasa dapat disebabkan oleh penyakit lainnya seperti darah tinggi, diabetes dengan gula darah yang tidak terkontrol, infeksi berulang , dan juga gangguan atau hambatan pada saluran kemih yang disebabkan oleh kanker atau pembengkakan prostat. Sedangkan pada anak-anak penyakit ginjal bisa disebabkan oleh kelainan dari lahir, penyakit genetik bawaan, infeksi dan penyakit autoimun.

Faktor-faktor lain seperti usia, merokok, kegemukkan atau obesitas, dan jenis kelamin juga berperan terhadap penyakit atau gangguan fungsi ginjal. Ketika ginjal tidak berfungsi secara optimal, limbah produk dari makanan menumpuk di dalam darah dan membuat tubuh menjadi tidak sehat.

Secara umum, orang dengan penyakit ginjal akan diminta membatasi nutrisi tertentu yang ditemukan dalam banyak makanan. Tiga kompenen nutrisi yang paling harus di batasi adalah natrium, kalium dan fosfor. Protein mungkin juga harus di batasi namun ini tergantung pada tingkatan kerusakan ginjal. Umumnya protein baru di batasi ketika ginjal sudah mengalami kerusakkan yang cukup berat. Sebagai permulaan untuk memperbaiki fungsi ginjal, berikut adalah daftar makanan lezat dan sehat yang rendah fosfor, kalium, dan natrium:

1. Kembang kol

Kembang kol adalah sayuran yang penuh dengan nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin K, dan folat (vitamin B). Sayuran ini juga memiliki jumlah serat yang bagus untuk membantu pencernaan dan senyawa anti-inflamasi tertentu yang disebut indoles. Kembang kol dapat diolah dengan cara di tumis dalam sayuran capcay atau di masukkan kedalam sop. Di kalangan pelaku diet sehat. Kembang kol juga sering diolah sebagai pengganti nasi untuk mengurangi konsumsi karbohidrat

2. Kubis atau Kol

Kol mengandung phytochemical, senyawa kimia dalam buah atau sayuran yang memecah radikal bebas sebelum dapat merusak. Phytochemical juga banyak dikenal untuk melindungi dan melawan kanker, serta meningkatkan kesehatan jantung.

Kol juga tinggi akan vitamin K, vitamin C dan serat. Kol juga merupakan sumber vitamin B6 dan asam folat yang baik, dan rendah kalium. Keuntungan lainnya, sayuran ini mudah di dapatkan dan harganya cukup murah.

3. Anggur merah

Anggur merah kaya akan vitamin C dan mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Mereka juga mengandung jenis flavanoid tertentu yang disebut resveratrol, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, mengatur gula darah, menahan penurunan kognitif, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan penuaan.

4. Stroberi

Stroberi kaya akan anthocyananin yang memberi warna merah pada stroberi dan merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi struktur sel tubuh dan mencegah kerusakan oksidatif. Stroberi adalah sumber vitamin C dan mangan yang sangat baik dan sumber serat yang sangat baik. Mereka juga dikenal untuk memberikan perlindungan jantung, serta komponen anti-kanker dan anti-inflamasi.

5. Apel

Apel telah dikenal dapat mengurangi kolesterol, mencegah sembelit, melindungi dari penyakit jantung dan mengurangi risiko kanker. Apel tinggi akan serat dan senyawa anti-inflamasi. Ada pepatah dari Wales, Inggris mengatakan: an apple a day keeps the doctor away“, sebuah apel sehari akan menjauhkan anda dari dokter.

6. Putih telur

Kuning telur sangat bergizi, tetapi juga mengandung banyak fosfor, sehingga tidak disarankan bagi penderita penyakit ginjal. Sedangkan putih telur tinggi protein namun rendah fosfor, sehingga sering direkomendasikan untuk orang yang menjalani cuci darah karena pasien cuci darah biasanya memiliki kebutuhan protein yang tinggi.

7. Bawang merah dan bawang bombay

Bawang merah dan bawang bombay termasuk anggota keluarga Allium dan penyedap rasa dasar yang alami dalam banyak masakan. Jenis bawang ini mengandung senyawa sulfur yang memberikan aroma yang menyengat dan juga dapat membuat beberapa orang menangis. Bawang jenis ini juga kaya akan flavonoid, terutama quercetin, antioksidan kuat yang berfungsi mengurangi penyakit jantung dan melindungi dari banyak kanker. Bawang bombay dan bawang merah rendah potasium dan merupakan sumber kromium yang baik, yaitu mineral yang membantu metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.

8. Bawang putih

Bawang putih termasuk penyedap alami yang dapat di gunakan dalam memasak. Umumnya penderita penyakit ginjal akan diminta oleh dokter untuk mengurangi asupan garam. Pemakaian bawang putih di dalam masakkan untuk penderita penyakit ginjal akan membantu meningkatkan cita rasa masakkan meskipun pemakaian garamnya di kurangi. Bawang putih juga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung vitamin C, vitamin B6, mangan, dan senyawa sulfur tertentu sebagai anti-inflamasi.

9. Minyak zaitun

Minyak zaitun tidak hanya mengandung lemak sehat, tetapi sepenuhnya bebas dari fosfor, ini sangat baik untuk orang dengan penyakit ginjal. Lemak dalam minyak zaitun merupakan lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat, yang dapat mengurangi peradangan.

10. Paprika merah

Paprika merah rendah kalium dan rasanya tinggi, tapi itu bukan satu-satunya alasan mereka sempurna untuk diet ginjal. Sayuran lezat ini juga merupakan sumber vitamin C dan vitamin A yang sangat baik, serta vitamin B6, asam folat, dan serat. Paprika merah baik untuk kamu karena mengandung likopen, antioksidan yang melindungi terhadap kanker tertentu.

Penderita penyakit ginjal juga sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan yang tinggi fosfor, kalium, dan natrium seperti berikut ini:

Makanan tinggi natrium

Jenis-jenis makanan yang tinggi natrium diantaranya: daging, ikan atau ayam olahan (bakso, sosis, sarden, kornet) ikan asin, ikan teri, keju, biskuit keripik dan kacang dengan rasa asin, sebagian besar makanan instant dan juga saos (kecap, saos tiram, dan lainnya).

Makanan tinggi kalium

Jenis-jenis makanan yang tinggi kalium diantaranya: jeruk, tomat, pisang, kentang, ubi, bayam dan brokoli yang di masak.

Makanan tinggi fosfor

Jenis-jenis makanan yang tinggi fosfor diantaranya: kuning telur, susu sapi, keju, yoghurt, kacang, termasuk selai kacang dan es krim. Selain itu juga sebaiknya menghindari jenis minuman yang memiliki kandungan fosfor yang cukup tinggi diantaranya teh kemasan dan minum-minuman bersoda.

ARTIKEL TERKAIT


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here