Home Gaya Hidup Mana Yang Lebih Baik, Mengajak Anak Liburan Atau Membelikannya Mainan?

Mana Yang Lebih Baik, Mengajak Anak Liburan Atau Membelikannya Mainan?

134
0

Jika anda termasuk orang tua yang berjuang untuk membatasi mainan yang tidak dibutuhkan oleh anak anda, ada kabar baik untuk anda. Beberapa ahli menyarankan bahwa mengajak anak berlibur dan memberikannya pengalaman daripada alih-alih membelikan mainan dapat meningkatkan perkembangan otak anak.

Menurut Dr Margot Sunderland, psikolog dan psikoterapis anak di Inggris sekaligus Direktur Pendidikan dan Pelatihan di Pusat Kesehatan Mental Anak, London dan Anggota Kehormatan di London Metropolitan University didalam artikel yang ia tulis untuk Harian Telegraph, liburan adalah investasi dalam perkembangan otak anak Anda. Karena ketika keluarga anda liburan ada dua sistem yang tertanam secara genetik jauh di dalam area limbik otak yang terstimulasi. Kedua sistem ini akan jarang terstimulasi jika anak anda berada di dalam rumah terus. Sistem ini di kenal dengan sistem “MAINKAN” dan sistem “PENCARIAN”.

Dr Margot Sunderland mengutip penemuan Profesor Jaak Panksepp, seorang ilmuwan saraf terkemuka dunia di Washington State University. Panksepp menemukan dua sistem ini. Kegiatan-kegiatan seperti mengubur kaki anak Anda di pasir ketika bermain di pantai, menggelitiknya di kursi panjang kolam renang, atau membawanya naik di punggung Anda dapat mengaktivasi sistem “MAINKAN”. Sedangkan sistem “PENCARIAN” akan teraktivasi ketika anda memasuki wilayah-wilayah baru seperti ketika anda berlibur dan menjelajah daerah pantai, pengunungan atau pedesaan.

Melatih sistem “MAINKAN” dan sistem “PENCARIAN” akan membantu pertumbuhan lobus frontal otak anak anda. Bagian otak ini berkaitan dengan fungsi kognitif, pemecahan masalah, ekspresi emosional, memori, bahasa, dan penilaian. Semakin sering anak anda menggunakan sistem “MAINKAN” dan sistem “PENCARIAN” maka fungsi-fungsi tersebut di atas akan semakin menguat.

Ketika Anda mengajak anak Anda berlibur, ia akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi tempat baru. Ini mengaktifkan sistem “PENCARIAN. Liburan juga dapat mengeluarkan keluarga Anda dari rutinitas harian yang mungkin penuh dengan stres dan mendorong Anda untuk bermain bersama.

Kebahagian dan Kesejahteraan Anak

Selain membantu perkembangan otak anak, melatih sistem “MAINKAN” dan sistem “PENCARIAN” melalui liburan keluarga juga berkontribusi pada kebahagiaan dan kesejahteraan umum anak. Ketika kita mengaktifkan sistem itu di otak kita, neurokimia seperti dopamin, oksitosin, dan opioid dilepaskan. Neurokimia ini mendukung perasaan kedekatan dalam hubungan. Mereka juga menghilangkan stres dan membantu Anda serta anak anda merasa bahagia.

Sebuah studi pada 2017 menunjukkan bahwa waktu bersama dapat membuat orang merasa sangat dicintai. Studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Social and Relationships Relationship melibatkan meminta 495 pria dan wanita berusia antara 18 dan 93 tahun untuk mengisi kuesioner yang mengevaluasi apa yang membuat orang merasa dicintai. Masing-masing dari 60 pertanyaan dimulai dengan, “Kebanyakan orang merasa dicintai ketika?”. Para peneliti mengetahui bahwa kebanyakan orang merasa dicintai melalui interaksi dengan manusia lain, bukan hadiah.

Zita Oravecz, salah satu peneliti, mengatakan: “Penelitian kami menemukan bahwa momen positif mikro, seperti perkataan yang ramah, berpelukan dengan anak, atau menerima kasih sayang membuat orang merasa paling dicintai.” Liburan keluarga memberikan banyak peluang untuk interaksi-interaksi seperti ini karena keluarga Anda akan keluar untuk sementara dari gangguan dan tanggung jawab kehidupan sehari-hari.

Jadi, untuk ulang tahun anak berikutnya, alih-alih membelikannya mainan, coba pertimbangkan untuk menghabiskan uang untuk liburan keluarga. Anda bahkan dapat meminta saudara atau kerabat lainnya seperti kakek-nenek untuk tidak membelikan mainan kepada anak anda dan mengalihkannya dengan memberikan kontribusi pada dana liburan Anda sekeluarga. Kenangan dari waktu khusus yang Anda habiskan sebagai keluarga akan bertahan jauh lebih lama daripada keinginan anak Anda untuk memiliki suatu mainan.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here