Sains & Teknologi

Medan Magnet di Kutub Utara Bumi Sudah Bergeser – Apa Efeknya Buat Kita?

Untungnya, kesalahan navigasi hanya berpengaruh di Kutub Utara dan Kanada bagian utara. 

Fenomena pergerakan magnet kutub utara bumi telah membuat ilmuwan sibuk menelitinya selama abad terakhir.

Arah Utara Magnetik saat ini tidak sama dengan arah Utara Geografis, hal ini sangat penting bagi kompas serta navigasi pesawat, kapal selam, dan kapal. Dalam beberapa dekade terakhir, utara magnetik telah bergerak tidak menentu dari Nunavut, Kanada, bergerak ke utara menuju Siberia.


Arah utara magnetik di kutub utara telah bergeser dengan kecepatan yang mengejutkan sejak 1900-an. 
Wikimedia Commons

“Kecepatan geraknya sekitar 50 km per tahun,” kata Ciaran Beggan, seorang ilmuwan dari British Geological Survey di Edinburgh, Skotlandia, kepada Reuters . “Itu tidak banyak bergerak antara tahun 1900 dan 1980, tetapi itu benar-benar dipercepat dalam 40 tahun terakhir.”

Arah utara magnet sangat penting bagi militer Eropa dan Amerika karena sistem navigasi mereka mengandalkan World Magnetic Model (WMM), yang melacak medan magnet Bumi. Maskapai penerbangan komersial, Google Maps, dan aplikasi GPS smartphone juga bergantung pada model utara magnet untuk membantu pilot dan pengguna lainnya menentukan lokasi mereka di dunia dan bernavigasi dengan benar.


Pergerakan ara utara magnetik di kutub utara selama lima dekade terakhir. 
National Centers for Environmental Information

Setiap lima tahun, British Geological Survey dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) merilis pembaruan WMM untuk memastikan bahwa sistem GPS dan kompas tetap menggunakan titik referensi yang benar.

Pembaruan besar berikutnya dijadwalkan untuk tahun 2020 , tetapi kutub magnet utara memiliki rencana lain. Pada tahun 2018, ia melintasi Garis Tanggal Internasional dan mulai bergerak lebih cepat. Para ilmuwan tidak yakin penyebab pergerakan yang tampaknya dipercepat ini. Perubahan itu cukup signifikan bagi militer AS, sehingga mereka meminta peninjauan WMM lebih awal, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata Beggan.

Akhirnya WMM diperbarui lebih awal, pada 4 Februari 2019.

Medan magnet

Titik utara geografis selalu tetap, sedangkan titik utara magnet di kutub utara bergeser setiap tahun. Pada tahun 1904, utara magnetik berada di timur laut Kanada, setelah itu bergerak ke arah Siberia.

Adanya medan magnet bumi dikarenakan perputara nikel cair dan besi di inti luar cair bumi, pada kedalaman sekitar 1.800 mil di bawah permukaan bumi. Medan magnet ini melindungi planet bumi dari radiasi matahari dan angin matahari yang mematikan. Tanpa medan magnet bumi, angin matahari itu bisa memisahkan lautan dan atmosfer bumi.

Perubahan-perubahan yang terjadi secara periodik dan maupun acak dalam distribusi logam cair nikel cair dan besi dalam bumi itu menyebabkan pergerakan aneh pada medan magnet bumi.

Baru-baru ini, para ilmuwan menduga dua penyebab mengapa perubahan medan magnet ini bisa terjadi. Salah satu kemungkinannya adalah karena adanya pulsa geomagnetik yang kuat, diman medan magnet bumi mengalami sentakan yang tiba-tiba dan kuat yang terjadi di bawah Amerika Selatan pada tahun 2016. Kemungkinan kedua adalah aliran zat besi cair berkecepatan tinggi yang mengalir di inti dalam di bawah Kanada, seperti dilaporkan Nature News .

Mengapa World Magnetic Model (WMM) yang akurat sangat penting

WMM bukanlah gambaran statis dari medan magnet bumi setiap lima tahun. WMM adalah daftar angka yang memungkinkan perangkat navigasi untuk menghitung medan magnet bumi kapanpun dan dimanapun selama lima tahun, setelah model diterbitkan.

Masalahnya adalah pergerakan medan magnet yang semakin banyak di kutub utara, membuat semakin besar kesalahan dalam model. Jadi, WMM semakin tidak akurat sejak 2016. Itu berarti GPS dan sistem navigasi militer juga demikian.

Kesalahan-kesalahan yang semakin cepat menyebabkan para ilmuwan memulai pembaruan darurat baru-baru ini, yang merupakan berita baik untuk model navigasi, meskipun tertunda dua minggu karena penutupan pemerintah AS .

Untungnya, seperti yang dikatakan Beggan kepada Reuters , kesalahan navigasi hanya berpengaruh di Kutub Utara dan Kanada bagian utara. Orang-orang yang menggunakan smartphone di New York, Beijing, atau London, misalnya, tidak akan terdampak pergeseran kutub utara magnet ini.

Tetapi kapten kapal, pilot penerbangan, dan navigator militer dapat bernafas lega sekarang karena panduan utara magnetik yang akurat sudah diterbitkan- setidaknya untuk saat ini.