Miniticle Sains

Mengapa Angsa Terbang Membentuk Formasi Huruf “V”?

Durasi Baca: 2 menit

Pesawat militer meniru formasi terbang mereka dengan cara yang sama untuk efisiensi bahan bakar.

Di banyak wilayah Amerika Utara selama musim gugur dan awal musim dingin, kita bisa melihat kawanan besar angsa terbang di atas kepala dalam formasi huruf V besar. Biasanya, satu burung mempertahankan posisi memimpin, diikuti oleh yang lain dalam dua garis yang terpisah.

Mengapa angsa terbang dalam huruf V? Mengapa tidak mengasumsikan formasi C atau S? Studi terbaru menunjukkan bahwa V melayani dua fungsi utama: konservasi energi dan kontak visual.

Saat seekor burung mengepakkan sayapnya saat terbang, udara berputar di sekitar ujung sayapnya, menciptakan daya angkat ke atas, sementara udara yang bergerak dari bawah mendorong ke bawah. Sembari terbang dalam formasi V, umumnya tiap angsa berada sedikit ke belakang dan lebih tinggi dibanding angsa dibelakangya — sebuah posisi di mana udara didorong ke atas. Angsa mendapat daya angkat tambahan dari burung yang diikuti, sehingga menghemat energi yang diperlukan untuk mengepakkan sayapnya dan dengan demikian dapat terbang lebih jauh.

Baca juga:  Militer Penghasil Emisi Karbon Terbesar di Dunia adalah Militer AS

Menurut peneliti Steven Portugal dari Royal Veterinary College di Hatfield, Inggris, burung yang terbang dalam formasi V menampilkan mekanisme unik untuk menghemat energi. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan dengan burung ibises botak utara yang terbang dalam formasi V, Steven menemukan bahwa masing-masing burung mengendalikan hentakan mengepak sehingga ujung sayapnya sendiri seirama dengan ujung sayap burung di depannya. Selain itu, jika seekor burung terlalu dekat atau tertinggal terlalu jauh di belakang burung pertama, ia memodifikasi kecepatan mengepaknya. Tujuan nyata dari perilaku ini adalah untuk memaksimalkan jumlah daya angkat yang disediakan oleh burung pertama. “Sungguh menakjubkan betapa cepat mereka dapat menanggapi setiap perubahan di depan,” kata Steven.

Terbang dalam formasi V juga memungkinkan angsa untuk mempertahankan kontak visual satu sama lain, yang membantu menjaga kelompok tetap utuh dan terbang sebagai satu kesatuan. Pesawat militer telah memola formasi terbang mereka dengan cara yang sama. Para peneliti mempelajari pro dan kontra dari penghematan bahan bakar dengan mengurangi hambatan pada pesawat dan efek terbang bersama pesawat lain.

    Like
    Like Love Haha Wow Sad Angry

    Leave a Reply