Kesehatan Miniticle Sains

Metode Baru yang Menjanjikan Perkuatan Tulang Penderita Osteoporosis

Lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menderita osteoporosis, di mana tulangnya melemah dan dapat dengan mudah patah. Wanita memiliki risiko osteoporosis yang relatif tinggi setelah menopause.

Para ilmuwan dalam penelitian telah menemukan bahwa hanya dengan memblokir beberapa sel syaraf atau neuron di otak, tepatnya di nukleus arkuata hipotalamus, maka pertumbuhan tulang terjadi secara luar biasa, penelitian ini menggunakan tikus betina penderita osteoporosis sebagai percobaan. Massa tulang dapat meningkat hingga 800% dan tulang tetap kuat sampai usia tua.

Yang penting digarisbawahi dalam penemuan ini adalah bahwa sel-sel tertentu di otak mengendalikan pembentukan tulang, yang dalam penelitian ini membuat tikus betina penderita osteoporosis mampu memulihkan diri dari kehilangan dan kerapuhan tulang.

Bagaimana sel-sel otak yang terlibat dapat melakukan hal ini belum diketahui jelas, namun penemuan ini mengindikasikan bahwa para ilmuwan telah menemukan mekanisme baru tentang bagaimana pertumbuhan tulang dapat dikontrol, serta menjanjikan suatu pilihan pengobatan baru pada penderita osteoporosis.

Tulang lemah dan keropos pada tikus yang menua, kiri, dan lebih kuat, tulang lebih padat di sebelah kanan pada tikus dengan usia yang sama setelah pemblokiran sinyal. Sumber:
Nature Communications

Baca selengkapnya: UCLA
Publikasi Ilmiah:Nature Communications