Listicle Top 1

Negara-negara dengan Kekuatan Soft Power Terbesar di Dunia

Soft power adalah kemampuan suatu negara untuk menarik, membujuk, dan memilih alih-alih memaksa.

Soft power adalah kebalikan dari hard power. Ini adalah kemampuan untuk menarik, membujuk, dan memilih alih-alih memaksa. Pergeseran soft power dan pengaruh preferensi melalui daya tarik. 

Ciri khas soft power adalah budaya non-koersif, kebijakan luar negeri, dan nilai-nilai politik. Kata ini telah digunakan di zaman modern untuk mempengaruhi dan mengubah opini publik dan sosial melalui lobi yang kurang transparan oleh organisasi politik dan non-politik. Beberapa negara lebih suka menggunakan cara diplomatik untuk menyelesaikan perselisihan daripada laras senjata dan sanksi ekonomi. Soft power juga dapat dilakukan melalui komunikasi strategis, aksi sipil, pendanaan, bantuan asing, dan pengembangan infrastruktur.

Negara Dengan Kekuatan Soft Power

Inggris memimpin dunia dalam diplomasi soft power. Hal ini diikuti oleh Perancis, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Swiss, Swedia, Belanda, dan Australia. Inggris mengalahkan Prancis untuk merebut posisinya pada 2016. Kembalinya Inggris ke posisi teratas mengejutkan banyak diplomat, komentator, dan analis mengingat negosiasi Brexit yang telah mendominasi berita utama dan seluruh pemerintah Inggris telah membuat kemajuan yang sangat kecil. Akibatnya, ada tanda tanya tentang hubungan negara itu dengan Uni Eropa, konsekuensi lama Brexit dan peran Inggris dalam kancah global sesudahnya. British Council telah berpengaruh dalam menumbuhkan soft power melalui keterlibatan pendidikan dan budaya sementara BBC World Service tetap menjadi aset kekuatan lunak yang berharga bagi Inggris.

Setelah melompat dari posisi kelima ke posisi pertama pada tahun 2017, Prancis merosot ke posisi kedua pada tahun 2018, tetapi margin antara Inggris dan Prancis tipis. Perancis memperoleh kekuatan lunak dari jaringan diplomatik yang luas dan keanggotaan yang tak tertandingi untuk organisasi internasional dan multilateral. Negara ini memiliki jumlah misi budaya asing tertinggi. Perancis juga tampil sangat baik dalam seni, film, makanan, pariwisata, dan olahraga. Pada tahun 2017, kekuatan soft power Prancis menerima dorongan setelah pemilihan presiden Emmanuel Macron yang berpikiran global, energetik, dan reformis.

Jerman pindah dari posisi keempat di 2017 ke ketiga di 2018. Peningkatan ini dipicu oleh perkembangan indeks pendidikan dan perusahaan.  Jerman dihormati secara global atas manufaktur berkualitas tinggi, dan kecakapan teknik dipamerkan melalui infrastruktur dan perakitan. Jerman dipandang sebagai kekuatan utama dalam urusan Eropa, dan negara memainkan peran penting dalam mempertahankan Uni Eropa yang stabil. Pemilu 2017 membuktikan kejatuhan Jerman karena ketidakmampuan negara untuk menyelesaikan kebuntuan pemilu dalam waktu singkat menunjukkan kerentanannya.

Tren Global Soft Power

Bangkitnya perlindungan populis dan pergeseran dinamika kekuatan global adalah ancaman bagi tatanan internasional liberal, tetapi perubahan radikal dalam kebijakan luar negeri Amerika telah menimbulkan keprihatinan terbesar.

China, Rusia, dan Uni Eropa menantang peran global tradisional Amerika Serikat sebagai juara utama tatanan internasional. Soft power juga telah memperoleh peran baru sebagai alat untuk menyegel hubungan jangka panjang antara ekonomi. Hubungan diplomatik China dengan Afrika dipandang sebagai alat untuk mencabut Barat dari benua Afrika ketika China terus memompa miliaran dolar dalam pembangunan infrastruktur dan pinjaman keuangan.

Negara Paling Memiliki Kekuatan Soft Power

PeringkatNegara Dengan Kekuatan Soft Power
1Inggris
2Perancis
3Jerman
4Amerika Serikat
5Jepang
6Kanada
7Swiss
8Swedia
9Belanda
10Australia