Listicle Top 1

Negara-Negara Produsen Minyak Sawit Teratas Di Dunia

Indonesia adalah produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Minyak kelapa sawit diproses dari buah pohon kelapa sawit, dan ada tiga varietas umum pohon kelapa sawit yang dibudidayakan di seluruh dunia, dan mereka termasuk pohon kelapa sawit maripa, pohon kelapa sawit Amerika, dan pohon kelapa sawit Afrika. Minyak kelapa sawit dalam keadaan alami memiliki warna kemerahan akibat tingginya kandungan beta-karoten

Ada perbedaan besar antara minyak inti sawit dan minyak sawit khas. Minyak inti sawit berasal dari inti buah yang sama dan perbedaannya adalah warna di mana minyak inti tidak memiliki karotenoid dan karenanya tidak berwarna kemerahan. Minyak kelapa sawit dan minyak kelapa adalah beberapa lemak yang sangat jenuh dari sayuran, dan pada suhu kamar, mereka semi-padat. Minyak kelapa sawit banyak digunakan sebagai bahan masakan terutama di Asia Tenggara dan beberapa bagian Brasil dan di sepanjang sabuk tropis Afrika. 

Alasan mengapa banyak digunakan dalam industri makanan di berbagai wilayah di dunia adalah karena biaya rendah dan kemampuan oksidatif yang tinggi ketika digunakan dalam menggoreng. Pada 2015, diperkirakan rata-rata konsumsi minyak kelapa sawit per kepala dunia adalah 17 pon. Indonesia dan Malaysia adalah produsen minyak kelapa sawit terbesar yang menyumbang hampir 90% dari produksi dunia.

Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit Teratas

Indonesia

Indonesia sejauh ini merupakan penghasil minyak kelapa sawit terbesar, dan ini didukung oleh daerah penanaman kelapa sawit besar yang terus meningkat di negara ini dan angka ekspor. Misalnya, pada tahun 2016, negara ini menghasilkan 36.000.000 metrik ton dari mana 25,1 juta ton diekspor. Diperkirakan pada tahun 2020, proyek kelapa sawit di Indonesia akan mencakup sekitar 12 juta hektar. Indonesia memproduksi 35% dari minyak sawit dunia pada 2012, dan India dan Cina adalah importir minyak sawit Indonesia.

Malaysia

Saat ini, Malaysia berada di urutan kedua dalam produksi minyak sawit setelah Indonesia dengan keseluruhan produksi menyumbang 39% dari produksi global, sementara ekspor minyak sawitnya menyumbang sekitar 44%. Malaysia memiliki perkebunan besar, dan pada 2016, total produksi minyak sawit negara itu mencapai 2,1 juta metrik ton. 

Produksi minyak sawit di negara ini dikategorikan menjadi tiga; swasta, petani kecil, dan usaha patungan. Namun, kegiatan ekonomi itu menimbulkan ancaman lingkungan yang serius di negara itu dengan mencemari sumber-sumber air, yang menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati, dan deforestasi. Malaysia adalah pengekspor utama minyak kelapa sawit dengan negara pengimpor utamanya adalah Uni Eropa, Pakistan, Cina, AS, dan India.

Thailand

Thailand adalah produsen minyak kelapa sawit terbesar ketiga di dunia, dan mayoritas produsen di negara tersebut adalah petani skala kecil, yang bertanggung jawab atas 76% dari output negara tersebut. Produksi minyak sawit di negara ini naik dari 6,39 juta ton pada 2007 menjadi 10,78 juta ton pada 2011. Provinsi Surat Thani memiliki produksi minyak kelapa sawit tertinggi, yaitu 26,59% dari seluruh produksi negara.

Produsen di negara ini dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok yang meliputi petani kecil, perusahaan besar, dan koperasi dan kelompok swadaya. Sebagian besar minyak sawit yang diproduksi di Thailand digunakan secara lokal, dan sebagian kecil untuk ekspor. Beberapa tantangan yang dihadapi produksi minyak kelapa sawit di negara ini termasuk kurangnya pengetahuan yang tepat dalam mengelola minyak sawit, kurangnya keuangan, kualitas bibit yang rendah, dan curah hujan yang rendah.

Sejarah Minyak Kelapa Sawit

Penggunaan minyak sawit dapat ditelusuri sejauh 5000 tahun yang lalu. Para arkeolog telah menggali bukti yang menunjukkan bahwa minyak kelapa digunakan di makam Abydos yang berasal dari 3000 SM, dan diperkirakan mereka dibawa ke Mesir oleh para pedagang. Minyak sawit juga telah digunakan selama beberapa abad di beberapa bagian Afrika Tengah dan Barat, dan pedagang dari Eropa membelinya sesekali untuk digunakan dalam memasak. Selama revolusi industri, minyak kelapa sawit menjadi komoditas yang paling dicari karena digunakan sebagai pelumas industri untuk mesin

Minyak sawit telah digunakan secara luas untuk memproduksi sabun, dan perintis yang paling awal adalah Lever Brothers, yang sekarang dikenal sebagai Unilever. Pada 1870-an, minyak kelapa sawit adalah produk ekspor utama dari Afrika Barat untuk negara-negara seperti Nigeria dan Ghana.

Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit Teratas Di Dunia

PeringkatNegaraProduksi (dalam metrik ton)
1Indonesia36.000.000
2Malaysia21.000.000
3Thailand2.200.000
4Kolumbia1.320.000
5Nigeria970.000
6Dunia58.800.000

Artikel Terkait:

No posts found.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *