Sains & Teknologi

Para Ilmuwan Telah Menemukan Batas Daya Tahan Fisik Manusia

Durasi Baca: 2 menit

Jika kita melakukan uji ketahanan tubuh, apakah itu ultra marathon atau melintasi Antartika, apakah itu terkait batas mental atau adakah batas fisik? Sebuah studi baru menunjukkan bahwa titik puncak manusia bukanlah hanya masalah psikologi, tetapi juga terkait batas fisik ketahanan manusia.

Seperti yang dilaporkan dalam jurnal Science Advances,  bahkan atlet ketahanan terberat dan terlatih terbaik tidak dapat membakar kalori lebih dari 2,5 kali laju metabolisme istirahat mereka untuk waktu yang berkelanjutanDi luar batas ini, tubuh mulai memecah jaringannya sendiri untuk menebus defisit kalori.

Meskipun begitu, masih dimungkinkan untuk menembus ambang 2.5 ini untuk jangka waktu terbatas. Seperti yang dicatat dalam penelitian ini, beberapa atlet triathlon 11 jam membakar kalori pada 9,4 kali tingkat metabolisme basal mereka. Namun, tubuh manusia tidak mampu mencerna cukup kalori yang dibutuhkan untuk mempertahankan tingkat ketahanan ini tanpa tubuh memanfaatkan energi cadangannya. “Tangki bensin” hampir habis pada saat ini dan tubuh hanya memiliki waktu yang tersisa sebelum benar-benar habis. 

Baca juga:  Aplikasi Kecerdasan Buatan Terbaru Mampu Memprediksi Kesehatan Mental

Tim peneliti melacak metabolisme banyak atlet dengan menambahkan  isotop elemen yang tidak biasa  dalam air minum mereka dan kemudian menganalisis sampel kencing setelah tugas di tangan. Dengan melakukan itu, mereka melacak laju karbon dioksida yang diproduksi tubuh mereka yang pada akhirnya meningkatkan metabolisme dan pengeluaran energi.

Ruang lingkup dan durasi metabolisme. Sumber: Science Advances

Sejumlah kegiatan lain terbukti benar-benar mendorong batas jangka pendek dari tingkat metabolisme. Sebagai contoh, pengendara sepeda di Tour de France ditemukan membakar kalori 4,9 kali laju metabolisme istirahat mereka, sementara trekking melintasi Antartika membakar kalori 3,5 kali laju metabolisme istirahat.

Pengamatan dan prediksi pengeluaran energi untuk atlet RAUSA (Race Across USA). Sumber: Science Advances

Menariknya, wanita hamil mempertahankan sekitar 2,2 kali tingkat metabolisme istirahat mereka. Ini menuntut aliran pengeluaran energi yang berkepanjangan yang hanya sedikir kurang dari  pengeluaran energi berkelanjutan pada atlet-atlet ketahanan.

Baca juga:  Apakah Artinya Kesenjangan Kesehatan?

Pemahaman tentang ambang 2,5 ini bahkan dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana batas fisiologis ini menghentikan rekor kecepatan atau ketahanan tertentu agar tubuh tidak hancur, karena daya tahan manusia memiliki batas maksimal. 

    Leave a Reply