School Closed Photo by Ivan Aleksic on Unsplash 1 - Pelajaran Hidup Sesungguhnya yang Anak dapat Pelajari di Tengah Pandemi

Pandemi COVID-19 yang dialami dunia di tahun 2020 telah membuat anak-anak tidak dapat sekolah hingga berbulan-bulan. Hal ini menyebabkan malapetaka bagi banyak keluarga. Anak-anak mengalami kesulitan belajar dan orang tua pun banyak yang mengalami kecemasan ekstra di tengah situasi yang tidak menentu. Apalagi tidak sedikit orang tua yang kehilangan mata pencaharian nya akibat pandemi.

Karantina wilayah yang membuat kita terpaksa menghabiskan sebagian besar waktu kita di dalam rumah memang sangat di perlukan sebagai jalan untuk menahan laju penyebaran penyakit COVID-19. Pengalaman di rumah saja bersama dengan keluarga sebenarnya dapat memberikan peluang untuk kita berpikir tentang cara mengajar dan belajar yang sesungguhnya, dan apa yang benar-benar penting dalam pendidikan anak-anak.

Saat ini anak-anak tidak ada yang pergi ke sekolah dan berinteraksi dengan gurunya secara nyata, semua dilakukan dengan cara virtual. Bagi anak-anak yang mampu dan memiliki fasilitas handphone, laptop, ipad atau tablet serta komputer dan akses internet dirumah nya bisa mempertahankan fokus disiplin dan mendapatkan pengalaman belajar online yang terorganisir dengan baik sesuai dengan arahan dari pihak sekolah. Namun bagi anak-anak yang kurang beruntung mereka harus berjuang dan mengahadapi tantangan dalam belajar di rumah.

Menurut Dr Dona Mathews dalam artikel yang ia tulis pada psychologytoday.com, anak-anak yang tidak memiliki fasilitas gawai/ gadget lebih mendapatkan pengalaman sesungguhnya yang berpotensi menjadi pengalaman yang berharga dalam hidup mereka. Meskipun anak-anak ini mungkin memerlukan dukungan manajemen yang lebih banyak dari orangtua mereka, anak-anak ini memiliki kesempatan untuk berhubungan lebih dalam dengan keluarga, dan untuk lebih mengenal para anggota keluarga dan mengetahui lebih banyak tentang keluarganya.

Sedangkan anak-anak yang memiliki fasilitas gawai/ gadget, mereka akan terus di bawah pengawasan guru-guru mereka dan akan terus belajar mengejar prestasi akademik yang nantinya dapat mengarah pada status, pengakuan, dan kesuksesan dalam hal duniawi. Anak-anak ini dapat mengalami stress dan kesulitan. Namun jika orang tua membantu anak-anak ini untuk menghabiskan waktu dengan baik, anak-anak ini dapat berkembang dan memiliki pengetahuan dan kekuatan yang dapat membantu mereka untuk tumbuh sepanjang hidup mereka. Anak-anak ini memiliki peluang untuk mengerjakan kekuatan karakter yang dapat mengarah pada kehidupan produktivitas, cinta, dan kepuasan yang membuat bahagia. Ketika anak-anak ini kembali ke sekolah, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mengejar ketinggalan dalam pembelajaran akademis yang terlewatkan.

Lalu bagaimana kita dapat membantu anak kita menemukan “harta karun” yang tersembunyi dalam kekacauan ini?

1. Biarkan saja anak Anda tidak melakukan banyak hal yang terlihat “akademis”

Bersantai dan biarkan pembelajaran online berjalan, kecuali anak kita mendapatkan sesuatu yang penting darinya. Semua orang merasa stres saat ini, dan hubungan kita dengan anak jauh lebih penting daripada apakah mereka menyelesaikan tugas-tugas sekolah virtual mereka atau tidak. Setelah sekolah di mulai kembali, ada banyak cara untuk mendukung anak dalam pembelajaran akademik nya.

2. Temukan cara untuk mengintegrasikan pembelajaran ke dalam kegiatan sehari-hari

Ada banyak kesempatan untuk menginteregasikan membaca, matematika, sains, dan keterampilan berkomunikasi ketika mengerjakan pekerjaan rumah tangga sehari-hari seperti memasak, dan membersihkan rumah, Jika anak sudah cukup besar, kita juga dapat berdiskusi dengan anak dan meminta pendapat atau sarannya ketika anda tidak mempunyai ide.

3. Pelankan kecepatan belajar agar anak dan kita dapat menyesuaikan diri dan mencintai

Saat ini kita memiliki kesempatan sekali seumur hidup untuk memperkuat hubungan dengan anak. Sesering mungkin sepanjang hari, luangkan waktu untuk mendengarkan anak dengan penuh cinta.

4. Pastikan waktu yang cukup untuk anak bermain

Biarkan anak menikmati manfaat bermain bebas. Bermain dapat memelihara rasa ingin tahu, kesadaran diri, dan imajinasi anak. Hal ini bisa memperkuat keterampilan pengaturan diri, kemandirian, dan kemampuan mengambil keputusan anak.

5. Bantu anak untuk menemukan minat nya

Berikan anak peluang untuk mengeksplorasi dan menemukan minat nya dalam seni, ilmu pengetahuan, arsitektur, berkebun, memasak dan banyak lagi, seluas mungkin. Dukung anak dalam mengembangkan keingintahuan mereka menjadi minat.

6. Biarkan anak melamun, tidak melakukan apa-apa dan merasakan kebosanan

Proses saraf yang tenang yang terjadi dalam lamunan sangat penting untuk penemuan diri dan aktualisasi diri. Waktu diam di rumah akibat COVID-19 dapat digunakan untuk mengisi kembali semangat anak- anak dan bantu mereka berkreasi.

7. Ajari anak untuk mengambil nafas dalam

Anak-anak yang berlatih napas dalam dengan penuh perhatian lebih mampu mengelola stres, tidur nyenyak, dan memusatkan perhatian mereka secara kognitif, emosional, dan fisik. Ketika kembali bersekolah nanti kemampuan ini akan menjadi suatu hal yang berharga untuk berkonsentrasi dalam ujian dan membantu dalam menghadapi situasi yang menantang.

8. Tunjukkan kepada anak model pola pikir untuk tumbuh

Tunjukkan kepada anak bahwa setiap masalah merupakan tantangan untuk diselesaikan. Tunjukkan pada mereka bahwa yang paling penting, terutama sekarang, adalah mengambil langkah demi langkah, dengan kesabaran, kerja keras, dan kegigihan.

10. Ajari anak bersyukur

Orang yang mensyukuri hal-hal baik dalam hidupnya mengalami tingkat kesejahteraan, kebahagiaan, energi, optimisme, empati, dan popularitas yang lebih tinggi.

Sekarang kita memiliki kesempatan untuk memikirkan kembali kehidupan dan pendidikan anak-anak kita. Ambil buku mengenai homeschooling dan sadari bahwa kita dan anak-anak sama-sama belajar. Jika pembelajaran online menyebabkan lebih banyak masalah daripada nilai yang di kandungnya, lebih baik hentikan atau matikan saja . Ketika sekolah nanti di mulai kembali, anak-anak kita akan lebih bebas untuk menempa jalan menuju produktivitas yang membahagiakan yang akan menunjang mereka selama sisa hidup.

printfriendly button - Pelajaran Hidup Sesungguhnya yang Anak dapat Pelajari di Tengah Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here