Kesehatan Listicle Top 1

Penyebab Kematian Utama Di Indonesia

Stroke, penyakit jantung iskemik, dan diabetes adalah pembunuh terbanyak di Indonesia, seperti yang dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Kesehatan di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan Asia Tenggara yang terdiri dari lebih dari 13.000 pulau. Ini dianggap sebagai ekonomi berkembang dan memiliki ukuran populasi sekitar 257,5 juta. Pada 2013, 29% populasi berusia lebih muda dari 15 tahun, dan hanya 8% berusia di atas 60 tahun. Hanya lebih dari setengah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan, dan hanya 67% kelahiran yang terdaftar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), harapan hidup saat lahir adalah sekitar 71 tahun.

Penyebab Kematian Utama

Kondisi epidemiologis berkembang dalam salah satu dari empat kategori: Sampar dan Kelaparan, Pandemi yang Menyembuhkan, Penyakit Degeneratif dan Buatan Manusia, dan Penyakit Degeneratif Tertunda. Kategori-kategori ini, pada gilirannya, mengikuti tahap-tahap perkembangan ekonomi yang berkisar dari agraria hingga industri hingga postindustrial. Ketika industri berubah dalam suatu negara, gaya hidup juga berubah dan berkontribusi terhadap masalah kesehatan. Indonesia saat ini sedang mengalami tahap perubahan epidemiologis Penyakit Degeneratif dan Buatan Manusia yang diidentifikasi sebagai penyebab utama kematiannya.

Pukulan

Bertanggung jawab atas 21,2% dari semua kematian, stroke adalah pembunuh nomor satu di Indonesia. Ini bertanggung jawab atas 328.500 kematian per tahun. Pemerintah telah berinvestasi dalam inisiatif pendidikan publik dan meningkatkan unit stroke dalam upaya untuk mencegah kematian terkait stroke sebagai respons. Frekuensi kematian ini bisa terkait dengan prevalensi tekanan darah tinggi (hipertensi) serta kebiasaan merokok tembakau.

Penyakit Jantung Iskemik

Penyakit jantung iskemik, juga dikenal sebagai penyakit arteri koroner, adalah penyebab kematian nomor dua, yang menewaskan 138.400 jiwa setiap tahun. Angka ini mewakili 8,9% dari semua kematian. Penyakit koroner terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang, biasanya dengan obstruksi. Seringkali, ini mengakibatkan serangan jantung. Pola makan yang buruk, konsumsi alkohol yang berlebihan, dan tekanan darah tinggi adalah beberapa faktor yang mendasari kondisi ini. Mengingat bahwa makanan khas Indonesia lebih tinggi kolesterolnya daripada negara-negara Asia lainnya, ini bisa menjelaskan penyakit khusus ini. Ketika ekonomi terus berkembang, diet kebarat-baratan akan menjadi lebih umum dan berpotensi menyebabkan peningkatan kematian terkait penyakit arteri koroner.

Diabetes

Penyebab kematian paling umum ketiga di Indonesia adalah diabetes.  Penyakit ini menyebabkan 100.400 kematian setiap tahun, bertanggung jawab atas 6,5% dari semua kematian. Diabetes adalah kondisi lain yang berkaitan erat dengan diet dan olahraga meskipun genetika juga berperan dalam kemungkinan perkembangan penyakit ini. Prevalensi diagnosis ini lebih tinggi pada orang dewasa berusia 20 hingga 50 tahun daripada rata-rata global.

Penyebab utama kematian lainnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

Penyebab kematian di Indonesia. Sumber: http://www.healthdata.org/indonesia
Penyebab kematian dini di Indonesia. Sumber: http://www.healthdata.org/indonesia

Akses ke Perawatan Kesehatan

Seperti halnya sebagian besar negara berkembang di dunia, akses ke perawatan kesehatan terbatas untuk orang yang tinggal di Indonesia.  Pemerintah membelanjakan sekitar 3% dari produk domestik bruto (PDB) untuk layanan kesehatan. 257,5 juta penduduk memiliki akses ke 2.454 rumah sakit, yang hanya 882 milik publik. Kurang dari 1 dokter, tepatnya 0,2, tersedia untuk setiap 1.000 penduduk. Jumlah itu meningkat menjadi 1,2 untuk perawat dan bidan. Mayoritas penduduk tidak memiliki asuransi kesehatan dan harus membayar sendiri untuk layanan kesehatan. Ketika orang dapat mencapai rumah sakit atau klinik, mereka dihadapkan dengan peralatan penuaan dan kurangnya profesional kesehatan. Kondisi ini menyulitkan untuk mengedukasi masyarakat tentang tindakan pencegahan terhadap penyakit-penyakit utama ini.