Miniticle Sains

Polusi Plastik Membahayakan Bakteri Laut yang Membantu kita Bernafas

Durasi Baca: 1 menit

Polusi plastik juga diperkirakan menyebabkan lebih dari US $ 13 miliar kerugian ekonomi akibat kerusakan ekosistem laut setiap tahun.

Selain itu polusi plastik di lautan telah ditemukan tidak hanya membahayakan ikan dan mamalia laut, tetapi juga organisme terkecil, bakteri laut penghasil oksigen. 

Secara khusus, ekstraksi kimia dari plastik di lautan mengurangi pertumbuhan, mengganggu fotosintesis, serta produksi oksigen dari Prochlorococcus, bakteri fotosintesis yang paling berlimpah di laut. Diperkirakan bahwa bakteri ini sendiri bertanggung jawab atas 10% dari total produksi oksigen di Bumi. 

Dengan demikian, polusi plastik mengancam akan mengurangi oksigen yang kita hirup setiap hari, setara satu dari 10 nafas yang kita hirup.

Baca juga:  8 Juta Ton Plastik Dibuang ke Lautan Setiap Tahun!

“Jika kita benar-benar ingin memahami dampak penuh dari polusi plastik di lingkungan laut dan menemukan cara untuk menguranginya, kita perlu mempertimbangkan dampaknya pada kelompok mikroba utama, termasuk mikroba fotosintetik.” kata peneliti dalam sebuah pernyataan.


Polusi plastik merusak pertumbuhan dan produksi oksigen di 
Prochlorococcus , bakteri fotosintesis paling berlimpah di laut . Sumber: Communications Biology

Baca selengkapnya: Macquarie University
Publikasi Ilmiah  Communications Biology

Leave a Reply