shutterstock 124847260 - Seberapa Panaskah Matahari?
Matahari adalah sumber semua kehidupan di Bumi.

Matahari adalah bola di jantung tata surya yang terdiri dari plasma dan gas. Sekitar 91% gas adalah hidrogen diikuti oleh helium. Matahari adalah sumber energi terpenting bagi semua organisme hidup. Matahari menyumbang 99,86% dari semua massa tata surya dan merupakan benda paling terang yang terlihat di langit bumi dan suhu matahari sangat bervariasi.

Inti Matahari

Di inti matahari terdapat tarikan gravitasi yang menghasilkan suhu dan tekanan yang sangat besar. Suhu di sini bisa mencapai 15 juta derajat Celcius. Atom hidrogen di wilayah ini terkompresi, dan mereka bergabung bersama untuk menghasilkan helium dalam proses yang disebut fusi nuklir. Fusi nuklir melepaskan sejumlah besar energi yang menyebar ke permukaan matahari dan akhirnya mencapai bumi. Energi dari inti menuju zona konvektif.

Zona Konvektif

Zona ini membentang sejauh 200.000 km dan mencapai hampir ke permukaan. Suhu di zona ini turun lebih rendah dari 2 juta derajat Celcius. Kepadatan plasma cukup rendah di wilayah ini untuk memungkinkan arus konvektif muncul dan mengangkut energi ke permukaan matahari. Kolom termal zona menciptakan jejak di permukaan matahari sehingga memberikan tampilan granular bernama supergranulasi pada skala terbesar dan granulasi matahari pada skala terkecil.

Photosphere

Fotosfer adalah kulit terluar matahari dan dari sinilah cahaya dipancarkan. Sebagian besar energi lapisan ini benar-benar lepas dari matahari, dan lapisan tersebut terlihat. Ketebalan lapisan tersebut puluhan hingga ratusan kilometer dan bintik matahari di atasnya lebih gelap dan lebih sejuk dibandingkan wilayah sekitarnya. Di inti bintik matahari besar, suhu bisa mencapai 4.000 derajat Celcius. Suhu fotosfer secara keseluruhan adalah sekitar 5.500 derajat Celcius. Energi matahari terdeteksi sebagai cahaya tampak di fotosfer.

Kromosfer

Kromosfer adalah salah satu dari tiga lapisan utama atmosfer matahari dengan kedalaman sekitar 3.000 hingga 5.000 km. Itu terletak tepat di atas fotosfer dan di bawah wilayah transisi matahari. Biasanya kromosfer tidak terlihat kecuali jika terjadi gerhana total di mana warna kemerahan terlihat. Lapisan tersebut biasanya tidak terlihat tanpa peralatan tertentu karena kecerahan fotosfer yang terlalu tinggi. Suhu kromosfer sekitar 4.320 derajat Celcius.

Korona

Korona membentang jutaan kilometer ke luar angkasa dan seperti kromosfer, hanya bisa terlihat dengan mudah saat gerhana. Suhu korona bisa mencapai dua juta derajat Celcius, dan suhu tinggi inilah yang memberikan fitur spektral yang unik. Saat mendingin, kehilangan radiasi dan panas, materi terlempar dalam bentuk angin matahari.

Pentingnya Energi Matahari

Energi matahari memungkinkan tanaman menghasilkan makanannya sendiri yang selanjutnya dikonsumsi oleh makhluk hidup lain. Cahaya matahari memberi penglihatan dan juga menghangatkan air. Ini lebih penting dalam pembentukan batu bara dan minyak bumi, dan juga merupakan faktor penting dalam pembentukan Vitamin D yang penting untuk pertumbuhan tulang dalam tubuh manusia.

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here