Sains & Teknologi

Seekor Ikan Paus Terdampar Dalam Hutan Amazon! Kok Bisa?

Kemungkinan paus bungkuk tersapu ini ke muara sungai Amazon dan terhempas ke daratan disaat air pasang surut.

Para ilmuwan sudah berada di tempat kejadian, namu masih belum mengetahui bagaiman paus ini bisa terdampar. Instagram/Bicho Dagua

Hutan hujan tropis di Amerika Selatan adalah rumah bagi beberapa keanekaragaman hayati terkaya di planet ini, namun, biasanya tidak ada hubungannya dengan paus.

Bangkai ikan paus bungkuk 8 meter, ditemukan baru-baru ini di hutan bakau di Brasil utara, menurut sebuah posting oleh kelompok konservasi Brasil Bicho D’água .

Paus yang terdampar di pantai, yang diyakini baru berumur satu tahun, ditemukan 15 meter dari bibir sungai di Pulau Marajo, sebuah pulau terbesar di dunia yang dihasilkan oleh sedimen endapan dari sungai. Kemungkinan paus bungkuk tersapu ini ke muara sungai Amazon dan terhempas ke daratan disaat air pasang surut.

Selama akhir pekan, sekelompok ilmuwan menuju ke daerah itu berharap untuk mengidentifikasi penyebab kematian, lapor outlet berita Brasil O Tempo .  Mereka akan mengambil sampel dari bangkai untuk meneliti lebih lanjut kejadian aneh ini.

Paus bungkuk adalah spesies paus balin yang dapat tumbuh hingga 16 meter. Meskipun jumlah populasi mereka tampaknya meningkat, paus ini tercatat di Daftar Merah IUCN, yang menyatakan spesies ini terancam punah. Faktor terbesar besar dalam hal ini adalah populasi mereka yang berbeda dan terfragmentasi. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa populasi paus bungkuk di lautan Pasifik Utara, Atlantik Utara, dan Belahan Selatan sangat berbeda sehingga mereka harus diakui sebagai subspesies yang terpisah .

Mereka memiliki daya jelajah yang luas di sebagian besar lautan dunia, termasuk di lembah Amazon, tempat paus ini ditemukan. Mereka diketahui bermigrasi puluhan ribu kilometer setiap tahun, mencari makan di laut kutub, sebelum pindah ke perairan yang lebih hangat untuk berkembang biak dan melahirkan.

Paus bungkun yang terdampar ini diyakini merupakan paus muda yang terpisah dari rombongannya selama migrasi dan akhirnya mati karena stres.

Mamalia laut dapat terdampar karena berbagai alasan, dari faktor lingkungan, seperti cuaca buruk, hingga penyakit. Salah satu teori paling menarik berpendapat bahwa badai matahari, sebuah ledakan energi elektromagnetik dari Matahari, bisa mengacaukan kompas internal hewan.

Sonar laut dari kapal juga sering disebut sebagai penyebabnya. Penelitian terbaru menunjukkan bagaimana sonar dapat menyebabkan beberapa spesies ikan paus menjadi tertekan, menyebabkan mereka mengubah pola menyelam mereka. Ini dapat menyebabkan penumpukan gelembung nitrogen dalam darah mereka, suatu kondisi yang dikenal sebagai penyakit dekompresi.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *