Tidak ada definisi tunggal tentang bersendawa yang berlebihan, tetapi jika seseorang berpikir bahwa mereka bersendawa jauh lebih sering dari biasanya, mereka mungkin merasa seperti bersendawa secara berlebihan.

Sendawa adalah fungsi tubuh normal yang terjadi saat tubuh melepaskan udara berlebih dari saluran pencernaan melalui mulut. Udara biasanya masuk ke saluran pencernaan saat seseorang makan atau minum.

Bersendawa berlebihan sering kali disebabkan oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang. Ini juga dapat disebabkan oleh kondisi perilaku, seperti aerophagia dan sendawa supragastrik, atau masalah yang berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti penyakit refluks gastroesofagus ( GERD ).

Mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu

image 126 1024x683 - Sendawa yang Berlebihan: Apa yang Perlu Diketahui?
Seseorang mungkin lebih bersendawa karena mengunyah permen karet dan minum minuman bersoda.

Jika seseorang merasa seolah-olah mereka bersendawa secara berlebihan, dietnya mungkin menjadi penyebabnya. Beberapa makanan dan minuman bisa membuat seseorang lebih sering bersendawa dibanding yang lain. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) AS , ini termasuk:

  • mengunyah permen karet
  • permen keras
  • minuman bersoda

Mengunyah permen karet dan menghisap permen keras membuat seseorang lebih mungkin menelan udara, sementara minuman bersoda melepaskan karbon dioksida dalam bentuk gelembung, yang kemudian dikeluarkan seseorang.

NIDDK juga mencatat bahwa makan atau minum dengan cepat dapat membuat udara seseorang menelan lebih daripada seharusnya mereka. Merokok dan memakai gigi palsu yang longgar juga dapat meningkatkan jumlah udara yang ditelan seseorang.

Orang yang percaya bahwa mereka lebih sering bersendawa karena pola makan atau cara makan mereka mungkin merasa terbantu untuk membuat buku harian yang merinci apa dan bagaimana mereka makan dan minum.

Mereka kemudian dapat memeriksa untuk melihat apakah ada hubungan antara bersendawa berlebihan dan perilaku diet atau pilihan makanan mereka.

NIDDK menunjukkan bahwa seseorang juga harus mencoba makan dan minum lebih lambat untuk menghindari menelan lebih banyak udara.

Aerophagia atau sendawa supragastrik

Aerophagia dan sendawa supragastrik adalah kondisi di mana seseorang memindahkan udara ke kerongkongannya, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Menurut sebuah artikel di jurnal Case Reports in Gastroenterology , aerophagia adalah saat seseorang sering menelan udara. Udara ini masuk ke dalam perut seseorang, yang dilepaskan sebagai sendawa atau dipindahkan ke usus.

Sebaliknya, sendawa supragastik terjadi ketika kerongkongan segera melepaskan udara sebelum seseorang menelannya dan masuk ke dalam perut.

Baik bersendawa aerofagia dan supragastrik dapat menyebabkan seseorang sering bersendawa.

Tidak jelas apa yang menyebabkan aerophagia dan sendawa supragastrik. Penulis artikel di jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa metode tersebut mungkin merupakan metode untuk meredakan gejala perut kembung atau mungkin berhubungan dengan faktor psikologis.

Meskipun tidak banyak penelitian tentang cara terbaik untuk mengobati aerofagia dan sendawa supragastrik, penulis menyatakan bahwa terapi bicara atau perilaku dapat membantu seseorang menghentikan perilaku yang menyebabkan udara berlebih masuk ke kerongkongan mereka.

GERD

GERD dapat menyebabkan seseorang lebih sering bersendawa.

Ketika sfingter di bagian atas perut seseorang menjadi lemah, ini dapat menyebabkan asam lambung masuk ke kerongkongan seseorang, yang dapat menyebabkan mereka lebih sering bersendawa.

GERD mungkin juga berhubungan dengan sendawa supragastrik. Beberapa ilmuwan percaya bahwa seseorang dengan GERD dapat memaksa udara turun ke kerongkongan mereka baik secara sadar atau tidak sebagai cara untuk meredakan gejala mereka.

Mengobati gejala GERD dapat membantu seseorang lebih jarang bersendawa. Menurut NIDDK , dokter mungkin menyarankan penderita GERD untuk mengubah gaya hidup mereka, seperti menurunkan berat badan atau berhenti merokok, atau mereka mungkin meresepkan obat-obatan, seperti antasida.

Kapan harus ke dokter

image 127 1024x683 - Sendawa yang Berlebihan: Apa yang Perlu Diketahui?
Seseorang harus berbicara dengan dokter jika bersendawa yang berlebihan mempengaruhi kualitas hidup mereka.

Seseorang yang sering bersendawa tetapi tidak mengalami gejala lain dan tidak menemukan bahwa bersendawa memengaruhi kualitas hidupnya tidak perlu ke dokter.

Jika bersendawa berlebihan memang mengganggu, tetapi tidak ada gejala lain, membuat catatan harian makanan untuk melacak makanan atau minuman apa yang memicu sendawa mungkin cukup untuk menguranginya.

Jika ini tidak membuat perbedaan apa pun dan sendawa yang berlebihan masih memengaruhi kualitas hidup mereka, seseorang harus berbicara dengan dokter jika aerofagia atau sendawa supragastrik bertanggung jawab atas gejala ini. Bentuk terapi yang berbeda dapat membantu mengurangi kedua kondisi ini.

Jika seseorang mengalami gejala lain, seperti nyeri di perut, mual, atau nyeri saat menelan, konsultasikan dengan dokter yang dapat menentukan penyebab yang mendasari gejala tersebut.

Ringkasan

Mengambil langkah sederhana di rumah mungkin cukup untuk mengurangi bersendawa berlebihan seseorang. Namun, jika ini tidak berhasil atau seseorang mengalami gejala lain, mereka harus berbicara dengan dokter.

Setelah dokter mengetahui penyebab utama bersendawa berlebihan pada seseorang, mereka dapat menentukan pilihan pengobatan dan manajemen yang paling efektif.

Sumber:
ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here