Home Kesehatan Tanda-Tanda Peringatan Stroke pada Pria

Tanda-Tanda Peringatan Stroke pada Pria

9
0

Ketika darah tidak dapat mengalir dengan baik ke otak, sel-sel otak mati, dan ini disebut stroke. Banyak tanda dan gejala yang sama untuk pria dan wanita, meskipun beberapa diantaranya lebih sering terjadi pada pria.

Stroke adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia.  Mereka lebih umum dan lebih mungkin berakibat fatal pada wanita, sementara pria cenderung memiliki stroke pada usia yang lebih muda.

Menyadari semua gejala, termasuk yang spesifik untuk jenis kelamin, dapat membantu seseorang untuk mencari perhatian medis yang menyelamatkan nyawa bagi orang yang dicintai.

Artikel ini membahas tanda-tanda peringatan dini dari stroke dan gejala yang lebih mungkin dialami pria, juga proses pemulihannya.

Gejala stroke pada pria

Kelemahan atau mati rasa di satu sisi tubuh adalah gejala stroke yang umum pada pria.

Penulis sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2009 menyelidiki perbedaan dalam bagaimana stroke mempengaruhi pria dan wanita.

Mereka menemukan bahwa gejala yang paling umum pada pria adalah:

  • kesulitan menjaga keseimbangan, juga disebut koordinasi yang buruk
  • kelemahan di satu sisi tubuh
  • mati rasa di satu sisi tubuh

Wanita lebih mungkin mengeluhkan gejala spesifik, seperti sakit kepala ringan, sakit kepala , dan perubahan status mental, seperti kebingungan. Pria juga dapat menunjukkan gejala-gejala ini.

Namun, karena pria cenderung menunjukkan gejala yang lebih dikenal, para pengamat dan tenaga medis dapat mengenali stroke lebih cepat pada pria, mengurangi waktu antara stroke dan perawatan.

Tanda-tanda peringatan dini

Stroke iskemik adalah jenis yang paling umum. Ini melibatkan sepotong plak atau gumpalan darah yang menghalangi arteri di otak.

Stroke hemoragik jarang terjadi, dan melibatkan perdarahan di otak.

Seseorang dapat mengalami transient ischemic attack (TIA), atau ” mini-stroke .” Ini mungkin memiliki gejala jangka pendek, seperti stroke, dan mereka dapat berfungsi sebagai tanda peringatan untuk stroke.

Akronim FAST dapat membantu seseorang untuk mengingat gejala stroke yang paling umum, yaitu:

  • Wajah terkulai (Face). Stroke dapat menyebabkan mati rasa atau kelemahan pada satu sisi wajah. Ketika seseorang dengan gejala ini mencoba tersenyum, hanya satu sisi mulut yang merespons.
  • Kelemahan lengan (Arms). Seseorang yang menderita TIA atau stroke mungkin tidak dapat mengangkat satu atau kedua lengan di atas kepala dan menahannya di sana.
  • Kesulitan bicara (Speech). Seseorang mungkin mengalami kesulitan berbicara, atau kata-katanya mungkin tidak masuk akal.
  • Waktu (Time). Jika seseorang memiliki gejala-gejala ini, segera cari bantuan medis. Stroke adalah keadaan darurat medis, dan menerima perawatan darurat dapat mencegah cedera lebih lanjut pada otak.

Gejala stroke lainnya termasuk:

  • sakit kepala
  • pusing
  • rasa sakit
  • merasa lemah

Seseorang yang terserang stroke mungkin menunjukkan beberapa gejala atau hanya satu, seperti kelemahan satu sisi.

Stroke memotong aliran darah ke otak, membuat sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Jika seseorang tidak mendapatkan perhatian medis dengan cepat, mereka berisiko mengalami kerusakan otak permanen atau kematian.

Pemulihan stroke pada pria

Karena pria cenderung lebih muda daripada wanita ketika mereka mengalami stroke, tubuh mereka mungkin lebih mampu pulih.

Hasil studi tahun 2005 menunjukkan bahwa pria yang mengalami stroke dapat meninggalkan rumah sakit dengan cacat lebih sedikit daripada wanita. Setelah stroke, pria juga cenderung memiliki tingkat aktivitas harian yang lebih tinggi.

Ini mungkin karena pria cenderung lebih muda daripada wanita ketika mereka mengalami stroke. Akibatnya, tubuh mereka mungkin lebih baik pulih.

Pemulihan setelah stroke tergantung pada banyak faktor. Ini termasuk:

  • area otak yang terkena stroke
  • jumlah waktu oksigen dan darah tersumbat
  • kesehatan keseluruhan seseorang sebelum stroke

Beberapa orang pulih sepenuhnya dari stroke dan tidak mengalami efek yang bertahan lama. Yang lain membutuhkan terapi fisik dan pengobatan jangka panjang . Ini mungkin:

Apa yang harus dilakukan jika seseorang mengalami stroke

Jika seseorang mencurigai ada yang terserang stroke, mereka harus segera menghubungi layanan darurat. Orang-orang di AS harus menghubungi 911.

Mengidentifikasi dan mengobati stroke dengan cepat mengurangi risiko kerusakan otak atau kematian. Dalam waktu 3 jam dari awal stroke, seorang dokter dapat memberikan obat penghilang gumpalan.

Namun, seseorang yang mencurigai bahwa mereka mengalami stroke sebaiknya tidak mengemudi.

Ringkasan

Stroke itu parah, terlepas dari jenis kelamin seseorang. Pria dengan tanda-tanda peringatan seperti tekanan darah tinggi dan riwayat merokok memiliki risiko yang meningkat.

Namun, penyebab stroke biasanya dapat dicegah. Seseorang dapat secara signifikan mengurangi risiko mereka dengan menghindari merokok dan minum alkohol, dan mempertahankan gaya hidup aktif dan diet sehat.

Memahami dan mengingat akronim FAST dapat membantu mengenali gejala-gejala stroke dan memastikan bahwa orang tersebut menerima perawatan darurat.

Semakin cepat seseorang menerima pengobatan, semakin besar kemungkinannya untuk pulih.

Sumber:


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here