Kuis

Apakah Dirimu Optimistis atau Pesimistis? Cek Dulu Disini!

Mungkin pertanyaan yang paling umum terkait optimisme dan pesimisme adalah:

Apakah gelas kamu setengah penuh atau setengah kosong? Orang yang optimis mungkin akan menjawab setengah penuh, dan yang pesimis akan mengatakan setengah kosong. Suatu kenyataan yang sama dengan interpretasi yang berbeda.

Optimis memiliki pandangan positif tentang kehidupan, di mana mereka percaya bahwa secara keseluruhan orang dan peristowa yang terjadi pada dasarnya baik, dan sebagai hasilnya sebagian besar situasi berhasil menjadi lebih baik dalam jangka pendek, panjang atau menengah. Jika sesuatu itu ternyata lebih buruk daripada yang diharapkan, seorang optimis tidak akan meninggalkan pandangan optimisnya terhadap kehidupan, tetapi dia mungkin menggambarkannya sebagai sesuatu yang “belum tiba saatnya terjadi”.

Pesimis, di sisi lain, cenderung memandang kehidupan secara umum menyiratkan kenegatifan. Kata pesimisme berasal dari bahasa Latin pesimus, artinya terburuk. Jika ada yang buruk, mereka khawatir tidak akan membaik atau akan bertambah buruk, dan jika ada hal-hal baik yang mereka takuti bahwa segala sesuatunya akan segera berubah menjadi lebih buruk.

Terkadang optimisme dan pesimisme dapat bekerja berdampingan. Contohnya adalah jika seseorang merencanakan proyek baru, mereka mungkin bersemangat dan optimis tentang hasilnya, tetapi pesimis tentang detail tertentu yang dapat menyebabkan mereka berhati-hati memodifikasi detail atau tidak melanjutkan terlalu cepat. Banyak orang yang tidak optimis dan juga tidak pesimis, mungkin pesimis tentang aspek-aspek tertentu dari kehidupan mereka dan cara mereka memandang dunia dan peristiwa di dalamnya, tetapi sama-sama optimis tentang aspek-aspek lain tertentu.

Untuk mengetahu apakah kamu seorang yang optimis, pesimis, atau diantara keduanya, coba jawab setiap pertanyaan atau pernyataan berikut dengan memilih salah satu dari tiga alternatif jawaban yang paling sesuai menurutmu.

 

1.Ketika kamu melihat kehidupanmu secara umum, mana dari hal berikut yang sesuai pertimbanganmu :
2.Apakah kamu takut jika kamu memecahkan cermin akan membawa nasib buruk?
3.Apakah kamu percaya perlu berspekulasi dalam berusaha ?
4.Ketika check-in di hotel, apakah kamu memastikan diri membaca peraturan kebakaran?
5.Dalam situasi kritis apa pun, kamu percaya dalam mempersiapkan dirimu untuk skenario terburuk?
6.Jika kamu membawa kendaraan kamu untuk diservis, apakah kamu yakin bahwa mereka akan melakukan pekerjaan dengan baik?
7.Apakah kamu pernah berharap kamu adalah orang lain?
8.Apakah terobosan besar kamu berikutnya akan segera terjadi?
9.Apakah kamu pikir orang baik selalu menang?
10.Apakah kamu menggambarkan dirimu sebagai seorang yang realistis?
11.Seberapa sering kamu memasuki kompetisi dengan tujuan untuk menang?
12.Apakah keberuntungan menguntungkan orang yang berani?
13.Jika kesalahan terjadi dalam suatu rencana, apakah akan mudah untuk mengkoreksinya?
14.Apakah kamu suka menjaga harapan dan tujuanmu untuk berhasil (aspirasi) tetap tinggi?
15.Pernahkah kamu tidak bisa tidur karena khawatir?
16.Apakah kamu percaya jika peristiwa yang tidak menguntungkan telah terjadi dua kali, kemungkinan besar akan terjadi untuk ketiga kalinya
17.Seberapa sering kamu khawatir tentang situasi keuanganmu ?
18.Apakah kamu percaya bahwa mungkin untuk mengambil sesuatu yang positif dari setiap kesulitan?
19.Ketika surat pos tiba di pagi hari, apa yang kamu harapkan?
20.Jika pada awalnya kamu tidak berhasil:
21.Apakah kamu pikir orang lain melihat kamu sebagai orang yang positif?
22.Jika sesuatu yang tak terduga terjadi dalam hidup kamu, kamu berpikir ada alasan untuk itu?
23.Apakah kamu pernah membuat pertahanan diri melawan konsekuensi dari apa yang akan terjadi di masa depan?
24.Bagaimana kamu menyikapi diri saat khawatir?
25.Apakah kamu pikir mungkin untuk membicarakan nasib buruk?