Home Sains & Teknologi Miniticle Sains Tikus dengan Kemampuan Night Vision atau Penglihatan Malam Hari

Tikus dengan Kemampuan Night Vision atau Penglihatan Malam Hari

74
0

Para ilmuwan telah mengembangkan partikel nano yang dapat disuntikkan di retina dan mengubah cahaya inframerah di sini menjadi cahaya hijau. Cahaya inframerah tidak nampak dengan penglihatan normal manusia. Berikut karakteristik cahaya inframerah:

  • tidak dapat dilihat oleh manusia
  • tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang
  • dapat ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas
  • Panjang gelombang pada inframerah memiliki hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu mengalami kenaikan, maka panjang gelombang mengalami penurunan.

Ketika partikel nano diaplikasikan di retina, partikel ini mengkonversi cahaya menjadi gelombang listrik pada tikus, lalu cahaya inframerah yang bersinar mengkontraksikan pupil, menunjukkan bahwa tikus telah melihat cahaya. Tikus-tikus ini menghindari ruangan yang diterangi oleh cahaya inframerah, dan lebih suka tinggal di tempat gelap.

Dengan demikian, tampaknya nanopartikel telah secara efektif mengubah cahaya inframerah menjadi cahaya tampak. Teknik ini mungkin digunakan di masa depan untuk pengobatan, misalnya, buta warna.

Teknologi nano partikel ini mampu membuat cahaya infra merah dapat dilihat. Sumber: cell.com

Baca selengkapnya: Universitas Sains dan Teknologi China
publikasi Ilmiah Cell

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here